Adi Andojo: Ketua MA Baru Harus Berani Hukum Mati Koruptor
Selasa, 07/02/2012 15:53 WIB
Jakarta
Ketua Mahkamah Agung (MA) yang akan dipilih 54 hakim agung Rabu (8/2) besok harus berani membuat gebrakan dalam dunia hukum. Salah satunya adalah membuat terobosan hukum dengan menghukum mati koruptor.
"Ketua MA yang akan datang harus punya komitmen untuk memberantas korupsi. Sekarang ini koruptor tidak jera-jera. Terus saja ada orang yang melakukan perbuatan yang merugikan keuangan negara," kata mantan Ketua Muda Pidana MA, Adi Andojo Soetjipto.
Hal ini disampaikan dalam diskusi menjelang pemilihan Ketua MA oleh Kelompok Lintas Hukum di Gedung Annex, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (7/2/2012).
Komitmen Ketua MA ini harus diwujudkan secara konkret dalam putusan-putusan hakim. Bahkan jika perlu koruptor dihukum mati.
"Kalau para hakim punya komitmen untuk memberantas korupsi, jatuhilah hukuman mati. Saya setuju menjatuhkan hukuman mati untuk koruptor," kata pria kelahiran Yogyakarta, 11 April 1932 silam.
Jika hakim tidak berani menghukum mati karena tidak ada aturannya, maka hakim harus berani membuat terobosan. "Katanya belum ada hukum mati karena belum ada patokannya. Ketua MA yang baru harus bikin patokannya," dorong Adi.
Lantas dia mencontohkan ketika dia membuat terobosan hukum pada saat putusan bebas dilarang dikasasi. Saat itu, KUHP yang baru lahir melarang putusan bebas diajukan banding/kasasi.
Saat itu, muncullah perkara korupsi yang menyeret Direktur Bank Bumi Daya (BBD) Raden Sonson Natalegawa yang diputus bebas di pengadilan tingkat pertama. Berdasarkan KUHAP, Raden Somson tidak bisa diajukan kasasi. Tetapi oleh Adi, aturan KUHAP tersebut diterobos serta menjatuhkan putusan pidana 2 tahun 6 bulan kepada Raden Sonson.
"Dulu yang namanya Natalegawa itu diputus bebas. Di MA saya hukum. Ini monumental. Kenapa? Karena jadi kajian profesor. Ini monumental," kata Adi.
(asp/nrl)
"Ketua MA yang akan datang harus punya komitmen untuk memberantas korupsi. Sekarang ini koruptor tidak jera-jera. Terus saja ada orang yang melakukan perbuatan yang merugikan keuangan negara," kata mantan Ketua Muda Pidana MA, Adi Andojo Soetjipto.
Hal ini disampaikan dalam diskusi menjelang pemilihan Ketua MA oleh Kelompok Lintas Hukum di Gedung Annex, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (7/2/2012).
Komitmen Ketua MA ini harus diwujudkan secara konkret dalam putusan-putusan hakim. Bahkan jika perlu koruptor dihukum mati.
"Kalau para hakim punya komitmen untuk memberantas korupsi, jatuhilah hukuman mati. Saya setuju menjatuhkan hukuman mati untuk koruptor," kata pria kelahiran Yogyakarta, 11 April 1932 silam.
Jika hakim tidak berani menghukum mati karena tidak ada aturannya, maka hakim harus berani membuat terobosan. "Katanya belum ada hukum mati karena belum ada patokannya. Ketua MA yang baru harus bikin patokannya," dorong Adi.
Lantas dia mencontohkan ketika dia membuat terobosan hukum pada saat putusan bebas dilarang dikasasi. Saat itu, KUHP yang baru lahir melarang putusan bebas diajukan banding/kasasi.
Saat itu, muncullah perkara korupsi yang menyeret Direktur Bank Bumi Daya (BBD) Raden Sonson Natalegawa yang diputus bebas di pengadilan tingkat pertama. Berdasarkan KUHAP, Raden Somson tidak bisa diajukan kasasi. Tetapi oleh Adi, aturan KUHAP tersebut diterobos serta menjatuhkan putusan pidana 2 tahun 6 bulan kepada Raden Sonson.
"Dulu yang namanya Natalegawa itu diputus bebas. Di MA saya hukum. Ini monumental. Kenapa? Karena jadi kajian profesor. Ini monumental," kata Adi.
(asp/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
