Siti Fadilah: Korupsi di Depkes Persoalan Kecil
Selasa, 07/02/2012 15:46 WIB
Jakarta
Mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama 2,5 jam sebagai saksi kasus korupsi di Kemenkes. Fadilah berpendapat, kasus ini masalah kecil.
"Persoalan ini sebenarnya kecil dibandingkan persoalan nasional lainnya, mudah-mudahan KPK tidak terlena dengan yang kecil-kecil ini," kata Siti usai diperiksa di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Selasa (7/2/2012).
Ketika ditanya berapa nilai proyek pengadaan alat kesehatan yang terindikasi korupsi, Siti Fadilah tidak mengetahuinya. "Saya tidak terlalu tahu, saya hanya saksi," jawab Siti.
Siti mengaku dikonfirmasi terkait proyek Kemenkes yang berasal dari APBN tahun 2007.
"Ini kan proyek yang terjadi pada tahun 2007, saya hanya dikonfirmasi apa benar ini, apa benar itu, saya jadi untuk saksi Bu Ratna," kata anggota Wantimpres ini.
Siti diperiksa sebagai saksi untuk mantan Direktur Bina Pelayanan Medis Depkes Ratna Dewi Umar. Selain Ratna Dewi Umar, dalam kasus ini KPK menetapkan salah satu direktur di Rumah Sakit Dharmais, Rustam Pakaya, sebagai tersangka.
Rustam selaku kuasa pengguna anggaran dan pejabat pembuat komitmen pada proyek alkes itu diduga menyalahgunakan kewenangannya dan menerima uang dari rekanan.
Adapun kasus dugaan korupsi pengadaan Alkes 2007 ini merupakan pengembangan kasus dugaan korupsi pengadaan Alkes penanggulangan flu burung 2006 yang melibatkan Direktur Bina Pelayanan Medik Kemenkes, Ratna Dewi Umar dan Sesditjen Bina Pelayanan Medik Depkes 2006, Mulya A Hasyim.
(fjr/aan)
"Persoalan ini sebenarnya kecil dibandingkan persoalan nasional lainnya, mudah-mudahan KPK tidak terlena dengan yang kecil-kecil ini," kata Siti usai diperiksa di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Kuningan, Jaksel, Selasa (7/2/2012).
Ketika ditanya berapa nilai proyek pengadaan alat kesehatan yang terindikasi korupsi, Siti Fadilah tidak mengetahuinya. "Saya tidak terlalu tahu, saya hanya saksi," jawab Siti.
Siti mengaku dikonfirmasi terkait proyek Kemenkes yang berasal dari APBN tahun 2007.
"Ini kan proyek yang terjadi pada tahun 2007, saya hanya dikonfirmasi apa benar ini, apa benar itu, saya jadi untuk saksi Bu Ratna," kata anggota Wantimpres ini.
Siti diperiksa sebagai saksi untuk mantan Direktur Bina Pelayanan Medis Depkes Ratna Dewi Umar. Selain Ratna Dewi Umar, dalam kasus ini KPK menetapkan salah satu direktur di Rumah Sakit Dharmais, Rustam Pakaya, sebagai tersangka.
Rustam selaku kuasa pengguna anggaran dan pejabat pembuat komitmen pada proyek alkes itu diduga menyalahgunakan kewenangannya dan menerima uang dari rekanan.
Adapun kasus dugaan korupsi pengadaan Alkes 2007 ini merupakan pengembangan kasus dugaan korupsi pengadaan Alkes penanggulangan flu burung 2006 yang melibatkan Direktur Bina Pelayanan Medik Kemenkes, Ratna Dewi Umar dan Sesditjen Bina Pelayanan Medik Depkes 2006, Mulya A Hasyim.
(fjr/aan)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
