Syarif Hasan: Wajar Saja Kemelut PD Dimanfaatkan Partai Pesaing
Selasa, 07/02/2012 14:46 WIB
Jakarta
Sejumlah kasus yang menerpa kader Partai Demokrat (PD) membuat popularitas partai tersebut anjlok. Kondisi ini tentu dimanfaatkan oleh partai lain yang menjadi pesaing. Bagaimana PD merespons hal ini?
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarif Hasan mengatakan, wajar bila ada partai lain yang memanfaatkan kemelut internal Partai Demokrat untuk kepentingan Pemilu 2014. Namun hal itu tidak perlu ditanggapi berlebihan.
"Itu wajar. Di setiap persaingan itu wajar. Selalu mengintip kelemahan pesaing. Itu wajar dan namanya swot analisis," kata Syarif di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (7/2/2012).
Menurut Menteri Koperasi dan UKM ini, kelemahan partainya bisa dimanfaatkan jadi peluang partai lain. Hal yang biasa ini bisa saja terjadi di dunia bisnis, hingga urusan percintaan.
"Di bisnis juga begitu, cari pacar juga begitu," ucapnya.
Terkait dengan anjloknya elektabilitas PD di survei Lingkaran Survei Indonesia, Syarif menilai itu adalah cambuk untuk melakukan pembenahan. Kinerja partai harus diperbaiki sambil terus mengingatkan kader agar jangan berbuat korup.
"Tegas bahwa orang yang tersangkut dan tersangka hars nonaktif bagi pembersihan," imbuhnya.
(mad/lia)
Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Syarif Hasan mengatakan, wajar bila ada partai lain yang memanfaatkan kemelut internal Partai Demokrat untuk kepentingan Pemilu 2014. Namun hal itu tidak perlu ditanggapi berlebihan.
"Itu wajar. Di setiap persaingan itu wajar. Selalu mengintip kelemahan pesaing. Itu wajar dan namanya swot analisis," kata Syarif di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (7/2/2012).
Menurut Menteri Koperasi dan UKM ini, kelemahan partainya bisa dimanfaatkan jadi peluang partai lain. Hal yang biasa ini bisa saja terjadi di dunia bisnis, hingga urusan percintaan.
"Di bisnis juga begitu, cari pacar juga begitu," ucapnya.
Terkait dengan anjloknya elektabilitas PD di survei Lingkaran Survei Indonesia, Syarif menilai itu adalah cambuk untuk melakukan pembenahan. Kinerja partai harus diperbaiki sambil terus mengingatkan kader agar jangan berbuat korup.
"Tegas bahwa orang yang tersangkut dan tersangka hars nonaktif bagi pembersihan," imbuhnya.
(mad/lia)
Baca Juga
- Max Sopacua: PAW Angie di DPR Tunggu Hasil Sidang
- Anggota Dewan Pembina: SBY Ingin PD Segera Bersih dari Orang Kotor
- Anggota Dewan Pembina: Kalau Anas Ksatria, Mundurlah Demi Citra PD
- Sutan Bhatoegana: Sudah Saatnya Pimpinan PD Gentleman
- Atas Restu SBY, Pendiri PD Kumpulkan Mantan Pengurus PD se-Indonesia
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
