KPK: Jangan Ganggu Angie!
Selasa, 07/02/2012 14:28 WIB
Jakarta
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), berharap Angelina Sondakh dapat memberikan keterangan yang sejujurnya di depan penyidik. Selain itu, lembaga antikorupsi ini juga berharap tidak ada pihak yang menganggu Angie dalam memberikan keterangan di KPK.
"Kami berharap disampaikan apa adanya. Jangan sampai ada pihak-pihak yang menganggu penyampaian itu," tutur Wakil Ketua KPK Zulkarnain dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (07/2/2012).
Namun ketika ditanya lebih lanjut mengenai siapa yang mungkin menganggu Angie, Zulkarnain tidak menjelaskan secara terperinci. Dia hanya mencontohkan, hal semacam itu sering terjadi dalam penegakan hukum.
"Selama ini sering ada kasus semacam itu, ada yang mau memberikan keterangan tetapi diganggu, sehingga akhirnya LPSK turun. Dalam kasus hukum, banyak kan seperti itu," papar mantan koordinator staf ahli Jaksa Agung ini.
Sebelumnya, Ketua KPK Abraham Samad, menyampaikan Angie memang dijadikan pintu masuk untuk mengungkap tersangka-tersangka baru lainnya.
"Kasus ini kita kembangkan terus. Jadi AS ini pintu masuk bagi KPK untuk mengembangkan lebih jauh. Jadi insyaallah akan ada tersangka lain," tutur Abraham dalam jumpa pers pengumuman tersangka pada Jumat (3/2/2012) kemarin.
Dalam persidangan M Nazaruddin, terpidana kasus suap wisma atlet, Mindo Rosalina Manulang menyebut sosok 'Ketua Besar' adalah Mirwan Amir sedangkan Bos Besar adalah Anas Urbaningrum. Julukan muncul dalam percakapannya dengan Angie via Blackberry Messenger.
(fjr/lia)
"Kami berharap disampaikan apa adanya. Jangan sampai ada pihak-pihak yang menganggu penyampaian itu," tutur Wakil Ketua KPK Zulkarnain dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (07/2/2012).
Namun ketika ditanya lebih lanjut mengenai siapa yang mungkin menganggu Angie, Zulkarnain tidak menjelaskan secara terperinci. Dia hanya mencontohkan, hal semacam itu sering terjadi dalam penegakan hukum.
"Selama ini sering ada kasus semacam itu, ada yang mau memberikan keterangan tetapi diganggu, sehingga akhirnya LPSK turun. Dalam kasus hukum, banyak kan seperti itu," papar mantan koordinator staf ahli Jaksa Agung ini.
Sebelumnya, Ketua KPK Abraham Samad, menyampaikan Angie memang dijadikan pintu masuk untuk mengungkap tersangka-tersangka baru lainnya.
"Kasus ini kita kembangkan terus. Jadi AS ini pintu masuk bagi KPK untuk mengembangkan lebih jauh. Jadi insyaallah akan ada tersangka lain," tutur Abraham dalam jumpa pers pengumuman tersangka pada Jumat (3/2/2012) kemarin.
Dalam persidangan M Nazaruddin, terpidana kasus suap wisma atlet, Mindo Rosalina Manulang menyebut sosok 'Ketua Besar' adalah Mirwan Amir sedangkan Bos Besar adalah Anas Urbaningrum. Julukan muncul dalam percakapannya dengan Angie via Blackberry Messenger.
(fjr/lia)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 15:03 WIB
Karyawan Terlibat Perampokan Alfamart di Depan PN Tangerang
-
Minggu, 27/05/2012 15:01 WIB
Masyarakat Kecewa 6 Cagub DKI Tak Seperti Ali Sadikin
-
Minggu, 27/05/2012 14:58 WIB
Eksekutor Penembak Kamerawan TVRI Ditetapkan Sebagai DPO
-
Minggu, 27/05/2012 14:56 WIB
3 Tewas dan 3 Kritis Dalam Pesta Miras Oplosan di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 14:54 WIB
Jual Beli Mobil Hasil Curian Digagalkan, 4 Senpi Disita
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 12:45 WIB
Kisah Hasidah di Pulau Terluar Indonesia, 1 Rumah 2 Negara
-
Minggu, 27/05/2012 13:40 WIB
Corby Diusulkan Jadi Duta Anti Narkoba
-
Minggu, 27/05/2012 13:23 WIB
Komisi III DPR: Konser Lady Gaga Batal Terganjal Persyaratan
-
669 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 2,847.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
