detikcom

Banyak Kasus Korupsi, Fadilah Mengaku Kesulitan Awasi Proyek di Depkes

Fajar Pratama - detikNews
Selasa, 07/02/2012 12:12 WIB
Jakarta Kementerian Kesehatan (dulu Depkes) tengah 'diobok-obok' oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingat banyaknya kasus korupsi yang disidik. Siti Fadillah Supari selaku Menteri Kesehatan (Menkes) periode 1999-2004 mengakui bahwa dirinya kesulitan mengawasi proyek-proyek pengadaan yang jumlahnya mencapai ribuan.

"Ya nggak kelihatan itu, proyeknya kan banyak banget. Ribuan proyeknya," kata Siti saat ditanya mekanisme pengawasan proyek pengadaan di Kemenkes. Hal tersebut disampaikannya sebelum menjalani pemeriksaan di kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (7/2/2012).

Kali ini Siti diperiksa sebagai saksi untuk mantan bawahannya, eks Direktur Bina Pelayanan Medik Kemenkes, Ratna Dewi Umar yang berstatus tersangka. Siti mengaku bahwa dirinya telah berulang kali diperiksa penyidik KPK terkait sejumlah kasus korupsi di Kemenkes.

"Saya datang ke sini (kantor KPK) berkali-kali, kasusnya berbeda-beda," ujar anggota Wantimpres ini.

Selain Ratna Dewi Umar, dalam kasus ini KPK menetapkan salah satu direktur di Rumah Sakit Dharmais, Rustam Pakaya ebagai tersangka sejak. Rustam selaku kuasa pengguna anggaran dan pejabat pembuat komitmen pada proyek alkes itu diduga menyalahgunakan kewenangannya dan menerima uang dari rekanan.

Adapun kasus dugaan korupsi pengadaan alkes 2007 ini merupakan pengembangan kasus dugaan korupsi pengadaan alkes penanggulangan flu burung 2006 yang melibatkan Direktur Bina Pelayanan Medik Kemenkes, Ratna Dewi Umar dan Sesditjen Bina Pelayanan Medik Depkes 2006, Mulya A Hasyim.


(fjr/lia)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel