KNKT: Pilot Nyabu Membahayakan, Uji Kompetensi Harus Diperketat
Selasa, 07/02/2012 11:52 WIB
Jakarta
Kasus pilot nyabu membahayakan penerbangan. Harus ada perbaikan menyeluruh agar kasus pilot pecandu narkoba tidak terulang lagi. Tanggung jawab ada di maskapai yang melakukan seleksi. Tingkat kedisiplinan dan tanggung jawab seorang pilot harus menjadi penilaian utama.
"Penerimaan pilot psikotes dari awal harus kuat. Pilot sipil harus disaring seperti pilot militer. Bahwa mereka itu diberi kepercayaan dan tanggung jawab," kata Ketua Komite Keselamatan dan Transportasi Nasional (KNKT) Tatang Kurniadi pada detikcom, Selasa (7/2/2012).
Tatang menjelaskan, kasus pilot Lion Air SS yang baru saja tertangkap tangan positif sabu ini mencoreng dunia penerbangan Indonesia. Seorang pilot bagaimanapun harus disiplin, sebelum terbang dia tidak boleh mengkonsumsi alkohol, apalagi sabu.
"Anak itu (pilot) kurang disiplin. Dia tidak sadar kalau dia membahayakan keselamatan penumpang, tanggung jawabnya kurang," jelasnya.
Narkoba jelas melanggar hukum. Tugas penegak hukum untuk melakukan penindakan. Yang juga dikhawatirkan Tatang dari kasus ini, adanya kemungkinan pilot lain dari maskapai lain yang juga terpengaruh narkoba.
"Jadi BNN dan Kemenhub tidak berhenti pada kasus itu. Mungkin ada juga di perusahaan lain," duganya.
Namun dia mewanti-wanti, jangan sampai kasus pilot narkoba ini kemudian berimbas pada cap jelek pada ribuan pilot lain yang memiliki rekam jejak baik.
"Kasus pilot yang lalu itu menjadi pintu masuk untuk mengungkap yang lain agar bisa diselesaikan. Jangan sampai ada dugaan-dugaan terhadap pilot yang lain," jelasnya.
(ndr/nrl)
"Penerimaan pilot psikotes dari awal harus kuat. Pilot sipil harus disaring seperti pilot militer. Bahwa mereka itu diberi kepercayaan dan tanggung jawab," kata Ketua Komite Keselamatan dan Transportasi Nasional (KNKT) Tatang Kurniadi pada detikcom, Selasa (7/2/2012).
Tatang menjelaskan, kasus pilot Lion Air SS yang baru saja tertangkap tangan positif sabu ini mencoreng dunia penerbangan Indonesia. Seorang pilot bagaimanapun harus disiplin, sebelum terbang dia tidak boleh mengkonsumsi alkohol, apalagi sabu.
"Anak itu (pilot) kurang disiplin. Dia tidak sadar kalau dia membahayakan keselamatan penumpang, tanggung jawabnya kurang," jelasnya.
Narkoba jelas melanggar hukum. Tugas penegak hukum untuk melakukan penindakan. Yang juga dikhawatirkan Tatang dari kasus ini, adanya kemungkinan pilot lain dari maskapai lain yang juga terpengaruh narkoba.
"Jadi BNN dan Kemenhub tidak berhenti pada kasus itu. Mungkin ada juga di perusahaan lain," duganya.
Namun dia mewanti-wanti, jangan sampai kasus pilot narkoba ini kemudian berimbas pada cap jelek pada ribuan pilot lain yang memiliki rekam jejak baik.
"Kasus pilot yang lalu itu menjadi pintu masuk untuk mengungkap yang lain agar bisa diselesaikan. Jangan sampai ada dugaan-dugaan terhadap pilot yang lain," jelasnya.
(ndr/nrl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
