Kisruh Demokrat Bebani Pemerintahan SBY
Selasa, 07/02/2012 02:57 WIB
foto: detikcom
Jakarta
Wakil Ketua DPR Pramono Anung menilai permasalahan internal Partai Demokrat telah menganggu performa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Semestinya, menurut Pramono, Presiden SBY bisa lebih fokus mensejahterakan rakyat.
"Ya kan ini momentum ekonomi kita sedang bagus, kalau kita lihat makro ekonomi kita sangat baik kemudian performa kita diakui oleh lembaga dunia. Tapi SBY seringkali disibukkan hal kontraproduktif yang menganggu performa pemerintahan dan salah satu kita melihat beban presiden itu justru masalah internal Partai Demokrat," kritik Pramono.
Hal ini disampaikan Pramono melihat konstenrasi Presiden SBY yang terbelah angara memimpin pemerintah dan memimpin PD. Hal ini disampaikan Pramono kepada detikcom, Selasa (7/2/2012).
Pramono berharap Presiden SBY bisa menjaga konsentrasi ditengah konflik internal PD. Jangan sampai masa depan bangsa jadi taruhannya.
"Ini harus segera diselesaikan. Ya orang melihat bahwa Presiden harusnya lebih mementingkan masalah negara ketimbang masalah partai,"sarannya.
Pada Minggu (5/2) sore, Presiden SBY menggelar konferensi pers seputar permasalaham Partai Demokrat. Dalam penjelasannya, SBY mengaku kecewa karena citra PD terus merosot selama 8 bulan terakhir. SBY pun meminta DPP PD mencari solusi dan melakukan konsolidasi.
Dalam paparannya, SBY juga menegaskan tak ada penonaktifan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum dari posisinya. SBY pun secara resmi mencopot Angelina Sondakh yang sudah jadi tersangka dari jabatan Wasekjen PD. SBY juga mengimbau semua kader PD untuk menghormati proses hukum di KPK.
(van/nvc)
"Ya kan ini momentum ekonomi kita sedang bagus, kalau kita lihat makro ekonomi kita sangat baik kemudian performa kita diakui oleh lembaga dunia. Tapi SBY seringkali disibukkan hal kontraproduktif yang menganggu performa pemerintahan dan salah satu kita melihat beban presiden itu justru masalah internal Partai Demokrat," kritik Pramono.
Hal ini disampaikan Pramono melihat konstenrasi Presiden SBY yang terbelah angara memimpin pemerintah dan memimpin PD. Hal ini disampaikan Pramono kepada detikcom, Selasa (7/2/2012).
Pramono berharap Presiden SBY bisa menjaga konsentrasi ditengah konflik internal PD. Jangan sampai masa depan bangsa jadi taruhannya.
"Ini harus segera diselesaikan. Ya orang melihat bahwa Presiden harusnya lebih mementingkan masalah negara ketimbang masalah partai,"sarannya.
Pada Minggu (5/2) sore, Presiden SBY menggelar konferensi pers seputar permasalaham Partai Demokrat. Dalam penjelasannya, SBY mengaku kecewa karena citra PD terus merosot selama 8 bulan terakhir. SBY pun meminta DPP PD mencari solusi dan melakukan konsolidasi.
Dalam paparannya, SBY juga menegaskan tak ada penonaktifan Ketua Umum PD Anas Urbaningrum dari posisinya. SBY pun secara resmi mencopot Angelina Sondakh yang sudah jadi tersangka dari jabatan Wasekjen PD. SBY juga mengimbau semua kader PD untuk menghormati proses hukum di KPK.
(van/nvc)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 19/05/2012 23:18 WIB
4 Mobil Tabrakan Beruntun di Tol Kuningan, Tidak Ada Korban Jiwa
-
Sabtu, 19/05/2012 23:07 WIB
TNI-Polri Amankan Perkebunan Sawit Milik Bakrie Group Pasca Diamuk Massa
-
Sabtu, 19/05/2012 21:59 WIB
Pengunjung Meradang Dituding Ambil Handuk Kamar Hotel di Simalungun
-
Sabtu, 19/05/2012 21:10 WIB
60 Camp Karyawan Perkebunan Sawit Bakrie Group di Jambi Dirusak Warga
-
Sabtu, 19/05/2012 20:17 WIB
Jembatan Penghubung Kabupaten OKI dan Banyuasin Dibangun 2013
-
Sabtu, 19/05/2012 13:09 WIB
Ini Komentar Denny Indrayana Soal Kemenangan Yusril
-
Sabtu, 19/05/2012 18:10 WIB
Nyolong Spion Mobil Alphard, 2 Pemuda Ditabrak Polisi
-
Sabtu, 19/05/2012 06:04 WIB
Kesal Dimintai Uang untuk Beli Alkohol, Wanita Ini Gigit Penis Suaminya
-
Sabtu, 19/05/2012 08:28 WIB
Arkeolog: Piramid di Situs Gunung Padang Luar Biasa Besar!
-
589 Komentar
-
464 Komentar
-
392 Komentar
-
334 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 08:57 WIB
Yang Mistis & Yang Ilmiah di Gunung Salak
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 464.000
- Rp 2,776.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



.jpg)


Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)

(2).gif)
