detikcom
Selasa, 07/02/2012 00:37 WIB

Pilot Lion Air SS Nyabu, Permalukan Dunia Penerbangan Indonesia

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
foto: detikcom
Jakarta - Pilot Lion Air, SS (40), ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN) saat mengkonsumsi sabu di sebuah kamar hotel di Surabaya. Kejadian ini dipandang sangat mempermalukan dunia penerbangan Indonesia di mata internasional.

"Kasus yang sama terulang kembali yaitu ditangkapnya pilot Lion Air berinisial SS menggunaan sabu. Ini sangat menakutkan dan memalukan dunia penerbangan Indonesia. Bagaimana tidak, pilot yang menerbangkan pesawat dan membawa ratusan penumpang mengkonsumsi narkoba," kata anggota Komisi V DPR dari Hanura, Saleh Husin, kepada detikcom, Selasa (7/2/2012).

Saleh meminta semua maskapai melakukan tes urine para pilot beberapa jam sebelum penerbangan. Kemudian hasil tes tersebut diumumkan ke publik agar pengguna jasa angkutan udara merasa aman saat terbang.

"Untuk segera dilakukan tes urine secara menyeluruh terhadap semua pilot maskapai nasional tanpa terkecuali, jangan lagi tes acak sebelumnya yang akhirnya masih lolos juga dan diumumkan kepada publik agar masyarakat merasa save ketika akan bepergian dengan menggunakan maskapai penerbangan nasional,"saran Saleh.

Saleh berharap Kemenhub mengeluarkan teguran keras. Agar maskapai penerbangan lebih ketat mengawasi pilot-pilotnya.

"Harus ada peringatan kerasa agar para maskapai benar-benar mengawasi pilot-pilotnya secara menyeluruh dan seksama, demi keselamatan dari masyarakat sebagai pengguna jasa,"tegasnya.

Komisi V DPR juga sudah berencana memanggil Kemenhub dan Lion Air membicarakan masalah ini. "Secepatnya akan diagendakan,"tandasnya.

SS ditangkap di Hotel Garden Palace kamar 2019 pada Sabtu (4/2) pukul 03.30 WIB dengan barang bukti 0,04 gram dan alat hisap sabu. SS rencananya akan menerbangkan pesawat pada pukul 06.00 WIB dengan tujuan Surabaya-Makassar-Balikpapan- Surabaya.

Saat ditangkap di kamar itu bersama SS ada 3 temannya. Mereka tengah bermain kartu. Hasil pemeriksaan urine hanya SS yang positif mengkonsumsi sabu, 3 temannya yang lain negatif. SS rencananya akan menerbangkan pesawat pada pukul 06.00 WIB dengan tujuan Surabaya-Makassar-Balikpapan-Surabaya.

Direktur Umum Lion Air, Edward Sirait, sangat menyesalkan kejadian ini. Menurutnya pilot adalah orang yang harusnya taat kepada aturan. Namun Edward tak mau kejadian ini dijadikan dorongan untuk menghentikan sementara operasional Lion Air.

"Jangan mencari tikus di dalam lumbung, lumbungnya dibakar. Itu tidak rasional," kata Edward sebelumnya.



Seorang polisi diduga bunuh diri dengan cara menembak kepalanya. Simak di "Reportase Malam", pukul 02.08 WIB Hanya di TransTV

(van/nvc)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    56%
    Kontra
    44%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000