Suap Kemenakertrans

Nama Muhaimin Iskandar Dicatut Bawahannya untuk Minta Uang

Moksa Hutasoit - detikNews
Senin, 06/02/2012 13:18 WIB
Jakarta Pengusaha PT Alam Jaya Papua, Dharnawati, akhirnya mau memberikan uang Rp 1,5 miliar kepada Kabag Evaluasi Program dan Pelaporan Ditjen P2KT, Dadong Irabelawan. Dharnawati menyerahkan uang karena Dadong memakai nama Menakertrans, Muhaimin Iskandar.

Hal ini terungkap dalam sidang lanjutan Dadong di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (6/2/2012).

24 Agustus 2011, Dharnawati dihubungi Sesditjen P2KT, I Nyoman Suisnaya agar datang ke Kemenakertrans di Kalibata. Tiba di Kemenakertrans, dalam pertemuan itu datang juga Dadong.

"Pak Dadong sebut ada permintaan lebaran untuk Pak Menteri," kata Dharnawati.

Mendapat permintaan itu, Dharnawati langsung segera menghubungi mantan staf Presiden Gus Dur, Dhani Nawawi, untuk mengecek apa benar menteri meminta seperti itu. Sayangnya, Dhani yang oleh Dharnawati disebut dekat dengan menteri, tidak berhasil mengkonfirmasi ulang permintaan itu.

"Saya hanya sanggup Rp 1,5 miliar," jelas Dharnawati.

Dharnawati menjelaskan, beberapa kali ia sebenarnya terus diminta komitmen fee 10 persen untuk mendapatkan proyek PPID ini. Namun permintaan dari Sindu Malik dan Iskandar Prasojo itu terus ditolak Dharnawati.

Dharnawati sendiri tidak menjelaskan kenapa akhirnya ia memberikan uang Rp 1,5 miliar namun tak mau merealisasikan komitmen fee 10 persen. Namun, ia sudah niat untuk memberikan ucapan terima kasih kepada menteri Muhaimin Iskandar setelah proyek itu selesai.

"Saya mau kasih tanda terima kasih jika kerjaan ini selesai," ucapnya.



(mok/nik)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini