Afriyani akan Dihadirkan di Rekonstruksi Xenia Maut Pekan Depan
Senin, 06/02/2012 13:01 WIB
Jakarta
Polda Metro Jaya akan melakukan rekonstruksi Xenia maut di Tugu Tani, Jakarta Pusat, pekan depan. Tersangka Afriyani Susanti akan dihadirkan dalam rekonstruksi tersebut.
"Hari ini tidak ada rekonstruksi. Mudah-mudahan kalau memungkinkan, rekonstruksi akan dilakukan minggu depan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/5/2012).
Rikwanto mengatakan, dalam rekonstruksi tersebut, Afriyani dan tiga temannya yang menumpang Xenia B 2479 XI itu akan dihadirkan. Dalam rekonstruksi tersebut, polisi akan mengurutkan rangkaian perjalanan Afriyani hingga akhirnya menabrak 13 pejalan kaki di depan kantor pelayanan pajak dan Kementerian Perdagangan (Kemendag).
"Kalau rekonstruksi narkoba sudah, di tempat-tempat dia minum, kemudian membeli ekstasi dan mengkonsumsinya," ujarnya.
Selain Afriyani, keluarga korban yang ada di lokasi kejadian juga akan dihadirkan. Termasuk saksi-saksi di lokasi akan hadir juga.
"Kalau korban yang meninggal akan kita gunakan penggantinya," imbuh Rikwanto.
Ia menyampaikan, untuk saat ini Afriyani masih akan menjalani serangkaian tes kejiwaan di Mapolda Metro Jaya. Bila tes kejiwaan ini selesai, polisi baru akan melakukan rekonstruksi tersebut.
Kepolisian akan menyiapkan pasukan pengamanan dalam rekonstruksi tersebut. Pasalnya, dalam reka adegan kasus itu diprediksi akan menyedot perhatian publik dan keluarga korban. Polisi mengantisipasi kekacauan masyarakat yang kontra dengan Afriyani.
"Pertimbangan itu tentu sudah kita perkirakan. Nanti kita akan buat perkiraan situasi, bagaimana di lapangan nanti," imbuhnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan menyiagakan sejumlah pasukan untuk mengamankan proses rekonstruksi tersebut. Hanya saja, Rikwanto tidak merinci satuan apa dan berapa personel yang akan dilibatkan untuk mengamankan rekonstruksi tersebut.
"Pengamanan akan kita siapkan, diharapkan tidak ada terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Jelas kita siapkan pengamanan yang matang dan satuan juga sudah kita siapkan," jelas dia.
Kekuatan personel, sambungnya, akan disiagakan sesuai tingkat ancamannya. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan rekayasa pengalihan arus di sekitar lokasi selama rekonstruksi berlangsung. Jalannya rekonstruksi diperkirakan bakal menimbulkan kemacetan karena banyaknya warga yang ingin menyaksikan.
"Itu (pengalihan arus) juga merupakan salah satu pertimbangan kita," ucap Rikwanto.
(mei/nik)
"Hari ini tidak ada rekonstruksi. Mudah-mudahan kalau memungkinkan, rekonstruksi akan dilakukan minggu depan," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (6/5/2012).
Rikwanto mengatakan, dalam rekonstruksi tersebut, Afriyani dan tiga temannya yang menumpang Xenia B 2479 XI itu akan dihadirkan. Dalam rekonstruksi tersebut, polisi akan mengurutkan rangkaian perjalanan Afriyani hingga akhirnya menabrak 13 pejalan kaki di depan kantor pelayanan pajak dan Kementerian Perdagangan (Kemendag).
"Kalau rekonstruksi narkoba sudah, di tempat-tempat dia minum, kemudian membeli ekstasi dan mengkonsumsinya," ujarnya.
Selain Afriyani, keluarga korban yang ada di lokasi kejadian juga akan dihadirkan. Termasuk saksi-saksi di lokasi akan hadir juga.
"Kalau korban yang meninggal akan kita gunakan penggantinya," imbuh Rikwanto.
Ia menyampaikan, untuk saat ini Afriyani masih akan menjalani serangkaian tes kejiwaan di Mapolda Metro Jaya. Bila tes kejiwaan ini selesai, polisi baru akan melakukan rekonstruksi tersebut.
Kepolisian akan menyiapkan pasukan pengamanan dalam rekonstruksi tersebut. Pasalnya, dalam reka adegan kasus itu diprediksi akan menyedot perhatian publik dan keluarga korban. Polisi mengantisipasi kekacauan masyarakat yang kontra dengan Afriyani.
"Pertimbangan itu tentu sudah kita perkirakan. Nanti kita akan buat perkiraan situasi, bagaimana di lapangan nanti," imbuhnya.
Ia menambahkan, pihaknya akan menyiagakan sejumlah pasukan untuk mengamankan proses rekonstruksi tersebut. Hanya saja, Rikwanto tidak merinci satuan apa dan berapa personel yang akan dilibatkan untuk mengamankan rekonstruksi tersebut.
"Pengamanan akan kita siapkan, diharapkan tidak ada terjadi sesuatu yang tidak diinginkan. Jelas kita siapkan pengamanan yang matang dan satuan juga sudah kita siapkan," jelas dia.
Kekuatan personel, sambungnya, akan disiagakan sesuai tingkat ancamannya. Selain itu, pihaknya juga menyiapkan rekayasa pengalihan arus di sekitar lokasi selama rekonstruksi berlangsung. Jalannya rekonstruksi diperkirakan bakal menimbulkan kemacetan karena banyaknya warga yang ingin menyaksikan.
"Itu (pengalihan arus) juga merupakan salah satu pertimbangan kita," ucap Rikwanto.
(mei/nik)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 19/05/2012 23:18 WIB
4 Mobil Tabrakan Beruntun di Tol Kuningan, Tidak Ada Korban Jiwa
-
Sabtu, 19/05/2012 23:07 WIB
TNI-Polri Amankan Perkebunan Sawit Milik Bakrie Group Pasca Diamuk Massa
-
Sabtu, 19/05/2012 21:59 WIB
Pengunjung Meradang Dituding Ambil Handuk Kamar Hotel di Simalungun
-
Sabtu, 19/05/2012 21:10 WIB
60 Camp Karyawan Perkebunan Sawit Bakrie Group di Jambi Dirusak Warga
-
Sabtu, 19/05/2012 20:17 WIB
Jembatan Penghubung Kabupaten OKI dan Banyuasin Dibangun 2013
-
Sabtu, 19/05/2012 21:59 WIB
Pengunjung Meradang Dituding Ambil Handuk Kamar Hotel di Simalungun
-
Sabtu, 19/05/2012 23:07 WIB
TNI-Polri Amankan Perkebunan Sawit Milik Bakrie Group Pasca Diamuk Massa
-
Sabtu, 19/05/2012 19:40 WIB
KNKT Akui Pesawat Sukhoi Diganti, Trimarga: Kami Cuma Sebar Undangan
-
Sabtu, 19/05/2012 21:10 WIB
60 Camp Karyawan Perkebunan Sawit Bakrie Group di Jambi Dirusak Warga
-
589 Komentar
-
464 Komentar
-
392 Komentar
-
334 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 08:57 WIB
Yang Mistis & Yang Ilmiah di Gunung Salak
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,776.000
- Rp 464.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



.jpg)


Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)

(2).gif)
