BK DPR Minta Sekjen Segera Realisasikan Absensi Finger Print
Senin, 06/02/2012 08:42 WIB
Jakarta
Badan Kehormatan (BK) meminta Sekjen DPR segera untuk merealisasikan penggunaan finger print di ruang sidang paripurna. Hal ini untuk mengontrol absensi anggota dewan yang sering bolos saat rapat paripurna.
"Kita minta Sekjen DPR segera merealisasikan finger print. Ini untuk melengkapi absensi kehadiran anggota DPR yang selama ini hanya dengan tanda tangan," ujar ketua BK DPR M Prakosa saat berbincang dengan detikcom, Senin (6/2/2012).
Menurut Prakosa, dengan digunakannya finger print diharapkan tidak ada lagi anggota DPR yang bolos atau nitip absen saat rapat paripurna. Selama ini BK sering menemukan adanya absen berupa tanda tangan anggota dewan tetapi yang bersangkutan tidak pernah hadir di ruang sidang.
"Seringnya anggota dewan hanya hadir di sidang paripurna saat pengambilan keputusan, tetapi kalau paripurna biasa banyak yang titip absen. Nah dengan finger print tidak akan bisa lagi titip absen," terangnya.
BK sendiri menyerahkan sepenuhnya mengenai alat finger print yang akan digunakan di gedung Nusantara II DPR. Namun BK meminta Sekjen dan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR untuk segera merealisasikan hal tersebut.
"Selain itu mekanisme sidang paripurna juga perlu diatur sedemikian rupa, sehingga semua anggota dewan bisa hadir. Kalau hanya paripurna pembukaan masa sidang saya kira tidak perlu. Makanya nanti perlu diatur juga mengenai aturan sidang paripurna," imbuh politisi PDI Perjuangan ini.
(her/her)
"Kita minta Sekjen DPR segera merealisasikan finger print. Ini untuk melengkapi absensi kehadiran anggota DPR yang selama ini hanya dengan tanda tangan," ujar ketua BK DPR M Prakosa saat berbincang dengan detikcom, Senin (6/2/2012).
Menurut Prakosa, dengan digunakannya finger print diharapkan tidak ada lagi anggota DPR yang bolos atau nitip absen saat rapat paripurna. Selama ini BK sering menemukan adanya absen berupa tanda tangan anggota dewan tetapi yang bersangkutan tidak pernah hadir di ruang sidang.
"Seringnya anggota dewan hanya hadir di sidang paripurna saat pengambilan keputusan, tetapi kalau paripurna biasa banyak yang titip absen. Nah dengan finger print tidak akan bisa lagi titip absen," terangnya.
BK sendiri menyerahkan sepenuhnya mengenai alat finger print yang akan digunakan di gedung Nusantara II DPR. Namun BK meminta Sekjen dan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR untuk segera merealisasikan hal tersebut.
"Selain itu mekanisme sidang paripurna juga perlu diatur sedemikian rupa, sehingga semua anggota dewan bisa hadir. Kalau hanya paripurna pembukaan masa sidang saya kira tidak perlu. Makanya nanti perlu diatur juga mengenai aturan sidang paripurna," imbuh politisi PDI Perjuangan ini.
(her/her)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 19/05/2012 23:18 WIB
4 Mobil Tabrakan Beruntun di Tol Kuningan, Tidak Ada Korban Jiwa
-
Sabtu, 19/05/2012 23:07 WIB
TNI-Polri Amankan Perkebunan Sawit Milik Bakrie Group Pasca Diamuk Massa
-
Sabtu, 19/05/2012 21:59 WIB
Pengunjung Meradang Dituding Ambil Handuk Kamar Hotel di Simalungun
-
Sabtu, 19/05/2012 21:10 WIB
60 Camp Karyawan Perkebunan Sawit Bakrie Group di Jambi Dirusak Warga
-
Sabtu, 19/05/2012 20:17 WIB
Jembatan Penghubung Kabupaten OKI dan Banyuasin Dibangun 2013
-
Sabtu, 19/05/2012 21:59 WIB
Pengunjung Meradang Dituding Ambil Handuk Kamar Hotel di Simalungun
-
Sabtu, 19/05/2012 19:40 WIB
KNKT Akui Pesawat Sukhoi Diganti, Trimarga: Kami Cuma Sebar Undangan
-
Sabtu, 19/05/2012 21:10 WIB
60 Camp Karyawan Perkebunan Sawit Bakrie Group di Jambi Dirusak Warga
-
Sabtu, 19/05/2012 23:07 WIB
TNI-Polri Amankan Perkebunan Sawit Milik Bakrie Group Pasca Diamuk Massa
-
587 Komentar
-
463 Komentar
-
392 Komentar
-
334 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 08:57 WIB
Yang Mistis & Yang Ilmiah di Gunung Salak
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,776.000
- Rp 464.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



.jpg)


Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)

(2).gif)
