Duh! Sektor Pendidikan Jadi Lahan Subur Korupsi di Tahun 2011
Senin, 06/02/2012 03:42 WIB
Jakarta
Sepanjang tahun 2011 terdapat 436 kasus korupsi yang saat ini ditangani aparat penegak hukum. Dari analisis Indonesia Corruption Watch (ICW), sektor pendidikan justru menjadi lahan yang paling subur kasus korupsi.
Demikian temuan ICW yang dirilis di kantor ICW, Jl Kalibata Timur 14, Jakarta, Minggu (5/2/2012).
"Tiga yang paling korup yaitu sektor pendidikan 54 kasus, diikuti sektor keuangan daerah dengan 51 kasus dan sektor sosial kemasyarakatan 42 kasus," ujar peneliti ICW, Agus Sunaryanto.
Menurut ICW, tingginya kasus korupsi di sektor pendidikan adalah hal baru. Karena di tahun 2010, sektor yang paling tinggi angka korupsinya adalah sektor infrastruktur dengan 85 kasus. Kedua sektor keuangan daerah sebanyak 82 kasus dan pendidikan 47 kasus.
"Sektor pendidikan yang paling tinggi angka kejadian korupsinya perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah," terangnya.
Keadaan ini harus diwaspadai karena sektor pendidikan memperoleh porsi yang paling besar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negar (APBN). Untuk itu Kemendiknas, Dinas-dinas pendidikan daerah serta aparat penegak hukum diminta untuk mengawasi penggunaan anggaran di sektor pendidikan tersebut.
"Untuk beberapa sektor strategis belum ada korupsi yang ditangani oleh aparat penegak hukum. Sektor pendidikan ini harus benar-benar diawasi," imbuhnya.
(her/her)
Demikian temuan ICW yang dirilis di kantor ICW, Jl Kalibata Timur 14, Jakarta, Minggu (5/2/2012).
"Tiga yang paling korup yaitu sektor pendidikan 54 kasus, diikuti sektor keuangan daerah dengan 51 kasus dan sektor sosial kemasyarakatan 42 kasus," ujar peneliti ICW, Agus Sunaryanto.
Menurut ICW, tingginya kasus korupsi di sektor pendidikan adalah hal baru. Karena di tahun 2010, sektor yang paling tinggi angka korupsinya adalah sektor infrastruktur dengan 85 kasus. Kedua sektor keuangan daerah sebanyak 82 kasus dan pendidikan 47 kasus.
"Sektor pendidikan yang paling tinggi angka kejadian korupsinya perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah," terangnya.
Keadaan ini harus diwaspadai karena sektor pendidikan memperoleh porsi yang paling besar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negar (APBN). Untuk itu Kemendiknas, Dinas-dinas pendidikan daerah serta aparat penegak hukum diminta untuk mengawasi penggunaan anggaran di sektor pendidikan tersebut.
"Untuk beberapa sektor strategis belum ada korupsi yang ditangani oleh aparat penegak hukum. Sektor pendidikan ini harus benar-benar diawasi," imbuhnya.
(her/her)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 09:08 WIB
Anggota Komisi I: Hindari Pemalsuan, TNI Harus Data Ulang Nopol Dinas
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
220 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 575.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
