Utang RI Meningkat, Istana: Secara Keseluruhan Ada Penghematan
Minggu, 05/02/2012 13:29 WIB
Jakarta
Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) menyebut ada peningkatan jumlah utang pemerintah RI dari tahun ke tahun. Menurut FITRA ada pemborosan sehingga jumlah utang RI meningkat. Namun Istana menegaskan secara keseluruhan telah dilakukan penghematan.
"Kalau disebut ada pemborosan, saya kira tidak berdasar. Semua yang ada itu rasional dan telah dikomunikasikan dengan DPR, termasuk pembelian pesawat," kata Juru Bicara Kepresidenan, Julian A Pasha, kepada detikcom, Minggu (5/2/2012).
Dia menambahkan, Presiden SBY pun selalu mengingatkan jajaran pemerintahan agar melakukan efisiensi anggaran. SBY mengimbau agar dilakukan upaya penghematan anggaran belanja untuk hal yang tidak perlu. Tidak ada alasan pemerintah melakukan pemborosan.
"Yang ditekankan Pak Presiden adalah melakukan pengematan, khususnya efisiensi. Mengeluarkan anggaran hanya yang sangat diperlukan, yang tidak urgent tidak perlu pengeluaran," jelas Julian.
"Mungkin kalau dilihat nominal saja besar, tapi secara keseluruhan ada penghematan di sana," sambungnya.
Terkait pembelian pesawat kepresidenan yang disebut FITRA, Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM dan Komite Peyelidikan dan Pemberanatasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah, sebagai 'bermewah-mewahan', Julian menampiknya. Sebab soal pembelian ini sudah ada penjelasan berkali-kali bahwa jauh lebih murah membeli pesawat kepresidenan ketimbang menyewa.
"Sudah ada penjelasan berkali-kali. Soal ini Sekretariat Negara yang bisa menjelaskan lebih rinci," tambah Julian.
Sedangkan soal utang pemerintah pada zaman pemerintah Megawati ke zaman pemerintah SBY mengalami kenaikan sebesar Rp 705 triliun, Julian belum bisa mengkonfirmasi. Sebab menurutnya perlu penghitungan dan penelaahan.
"Perlu dilihat juga bagaimana cara melihat. Tidak bisa dengan serta merta. Ada hal lain yang harus juga dilihat dan diperhatikan," sambung Julian.
Sebelumnya FITRA cs menyebut utang Indonesia pada 2012 mencapai Rp 1.937 triliun. Angka ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang besarnya Rp 1.803 triliun. Utang pemerintah pada zaman pemerintah Megawati ke zaman pemerintah SBY mengalami kenaikan sebesar Rp 705 triliun. Posisi utang pada masa Megawati sebesar Rp 1.232 triliun pada tahun 2003. Sedangkan posisi utang pada masa pemerintah SBY sebesar Rp 1.937 triliun pada tahun anggaran 2012.
FITRA cs juga mengatakan pengelolaan utang oleh pemerintahan SBY sangat amburadul dan mengecewakan. Alasannya antara lain utang dipakai untuk 'bermewah-mewahan' untuk memenuhi pembelian fasilitas para pejabat negara. Misalnya saja pembelian pesawat Kepresidenan dengan konsep green aircraft dengan alokasi anggaran sebesar Rp 526 miliar.
(vit/lh)
"Kalau disebut ada pemborosan, saya kira tidak berdasar. Semua yang ada itu rasional dan telah dikomunikasikan dengan DPR, termasuk pembelian pesawat," kata Juru Bicara Kepresidenan, Julian A Pasha, kepada detikcom, Minggu (5/2/2012).
Dia menambahkan, Presiden SBY pun selalu mengingatkan jajaran pemerintahan agar melakukan efisiensi anggaran. SBY mengimbau agar dilakukan upaya penghematan anggaran belanja untuk hal yang tidak perlu. Tidak ada alasan pemerintah melakukan pemborosan.
"Yang ditekankan Pak Presiden adalah melakukan pengematan, khususnya efisiensi. Mengeluarkan anggaran hanya yang sangat diperlukan, yang tidak urgent tidak perlu pengeluaran," jelas Julian.
"Mungkin kalau dilihat nominal saja besar, tapi secara keseluruhan ada penghematan di sana," sambungnya.
Terkait pembelian pesawat kepresidenan yang disebut FITRA, Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM dan Komite Peyelidikan dan Pemberanatasan Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KP2KKN) Jawa Tengah, sebagai 'bermewah-mewahan', Julian menampiknya. Sebab soal pembelian ini sudah ada penjelasan berkali-kali bahwa jauh lebih murah membeli pesawat kepresidenan ketimbang menyewa.
"Sudah ada penjelasan berkali-kali. Soal ini Sekretariat Negara yang bisa menjelaskan lebih rinci," tambah Julian.
Sedangkan soal utang pemerintah pada zaman pemerintah Megawati ke zaman pemerintah SBY mengalami kenaikan sebesar Rp 705 triliun, Julian belum bisa mengkonfirmasi. Sebab menurutnya perlu penghitungan dan penelaahan.
"Perlu dilihat juga bagaimana cara melihat. Tidak bisa dengan serta merta. Ada hal lain yang harus juga dilihat dan diperhatikan," sambung Julian.
Sebelumnya FITRA cs menyebut utang Indonesia pada 2012 mencapai Rp 1.937 triliun. Angka ini mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang besarnya Rp 1.803 triliun. Utang pemerintah pada zaman pemerintah Megawati ke zaman pemerintah SBY mengalami kenaikan sebesar Rp 705 triliun. Posisi utang pada masa Megawati sebesar Rp 1.232 triliun pada tahun 2003. Sedangkan posisi utang pada masa pemerintah SBY sebesar Rp 1.937 triliun pada tahun anggaran 2012.
FITRA cs juga mengatakan pengelolaan utang oleh pemerintahan SBY sangat amburadul dan mengecewakan. Alasannya antara lain utang dipakai untuk 'bermewah-mewahan' untuk memenuhi pembelian fasilitas para pejabat negara. Misalnya saja pembelian pesawat Kepresidenan dengan konsep green aircraft dengan alokasi anggaran sebesar Rp 526 miliar.
(vit/lh)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Sabtu, 19/05/2012 21:59 WIB
Pengunjung Meradang Dituding Ambil Handuk Kamar Hotel di Simalungun
-
Sabtu, 19/05/2012 21:10 WIB
60 Camp Karyawan Perkebunan Sawit Bakrie Group di Jambi Dirusak Warga
-
Sabtu, 19/05/2012 20:17 WIB
Jembatan Penghubung Kabupaten OKI dan Banyuasin Dibangun 2013
-
Sabtu, 19/05/2012 19:40 WIB
KNKT Akui Pesawat Sukhoi Diganti, Trimarga: Kami Cuma Sebar Undangan
-
Sabtu, 19/05/2012 18:10 WIB
Nyolong Spion Mobil Alphard, 2 Pemuda Ditabrak Polisi
-
Sabtu, 19/05/2012 21:59 WIB
Pengunjung Meradang Dituding Ambil Handuk Kamar Hotel di Simalungun
-
Sabtu, 19/05/2012 19:40 WIB
KNKT Akui Pesawat Sukhoi Diganti, Trimarga: Kami Cuma Sebar Undangan
-
Sabtu, 19/05/2012 21:10 WIB
60 Camp Karyawan Perkebunan Sawit Bakrie Group di Jambi Dirusak Warga
-
Sabtu, 19/05/2012 18:10 WIB
Nyolong Spion Mobil Alphard, 2 Pemuda Ditabrak Polisi
-
583 Komentar
-
462 Komentar
-
392 Komentar
-
334 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 08:57 WIB
Yang Mistis & Yang Ilmiah di Gunung Salak
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 464.000
- Rp 5,978.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



.jpg)


Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)

(2).gif)
