Komisi III DPR Dukung Pembangunan Kamar Seks di Lapas
Minggu, 05/02/2012 10:10 WIB
Jakarta
Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Amir Syamsuddin mendukung pembangunan ruangan khusus bagi narapidana untuk berhubungan intim dengan suami atau istrinya di lapas. Komisi III DPR yang membidangi hukum menanggapi positif rencana pembangunan ruang khusus tersebut.
"Menyalurkan kebutuhan biologis kepada pasangan resmi adalah hal manusiawi, termasuk juga bagi tahanan maupun napi," ujar Wakil Ketua Komisi III DPR Nasir Djamil kepada detikcom, Minggu (5/2/2012).
Nasir mengatakan munculnya bisnis prostitusi di lembaga pemasyarakatan (LP) tentu tidak sesuai dengan tujuan pembinanaan di LP, yakni memasyarakatkan dan memanusiakan para napi itu sendiri. Oleh karena itu, Nasir mendukung Kemenkumham untuk segera merealisasikan pembangunan rumah biologis tersebut.
"Yang terpenting bahwa hak asasi tersebut diberikan perlindungan dalam hukum kita, artinya Menkumham harus membuat aturan payung hukum yang ketat dan transparan untuk pelaksanaan rumah biologis, dan harus ada pengawasan yang ketat agar tidak disalahgunakan," kata politisi PKS ini.
Menurut Nasir, kebijakan ini sesungguhnya sangat rawan disalahgunakan dan juga bisa menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Namun kenyataan di lapangan mengharuskan pemerintah harus lebih arif dan bijak.
"Untuk itu saya berharap Menkumham melakukan kajian mendalam dengan tokoh masyarakat dan DPR, untuk kemudian dibuat payung hukum yang benar-benar ketat mulai dari hanya pasangan resmi yang bisa menggunakan fasilitas tersebut, tidak adanya pungli dan pengaturan jam yang ketat pula," ungkapnya.
"Dengan demikian diharapkan publik akan menerimanya, dan hak-hak napi maupun tahanan juga akan tetap terlindungi. Itu baru namanya Negara Hukum yang menjamin HAM," tutup Nasir.
Sebelumnya Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Amir Syamsuddin mendukung pembangunan ruangan khusus bagi narapidana untuk berhubungan intim dengan suami atau istrinya di lapas. Sebab menurut Amir hal ini merupakan suatu hal yang wajar.
Kemenkum HAM masih melakukan kajian terkait rencana pembangunan rumah biologis tersebut. Saat ini pihak kementrian tengah mempersiapkan payung hukum pembangunan rumah biologis ini melalui kajian tersebut. Adapun kajian itu dilakukan dengan melibatkan sejumlah tokoh agama dari berbagai lintas agama.
(mpr/ahy)
"Menyalurkan kebutuhan biologis kepada pasangan resmi adalah hal manusiawi, termasuk juga bagi tahanan maupun napi," ujar Wakil Ketua Komisi III DPR Nasir Djamil kepada detikcom, Minggu (5/2/2012).
Nasir mengatakan munculnya bisnis prostitusi di lembaga pemasyarakatan (LP) tentu tidak sesuai dengan tujuan pembinanaan di LP, yakni memasyarakatkan dan memanusiakan para napi itu sendiri. Oleh karena itu, Nasir mendukung Kemenkumham untuk segera merealisasikan pembangunan rumah biologis tersebut.
"Yang terpenting bahwa hak asasi tersebut diberikan perlindungan dalam hukum kita, artinya Menkumham harus membuat aturan payung hukum yang ketat dan transparan untuk pelaksanaan rumah biologis, dan harus ada pengawasan yang ketat agar tidak disalahgunakan," kata politisi PKS ini.
Menurut Nasir, kebijakan ini sesungguhnya sangat rawan disalahgunakan dan juga bisa menimbulkan pro dan kontra di masyarakat. Namun kenyataan di lapangan mengharuskan pemerintah harus lebih arif dan bijak.
"Untuk itu saya berharap Menkumham melakukan kajian mendalam dengan tokoh masyarakat dan DPR, untuk kemudian dibuat payung hukum yang benar-benar ketat mulai dari hanya pasangan resmi yang bisa menggunakan fasilitas tersebut, tidak adanya pungli dan pengaturan jam yang ketat pula," ungkapnya.
"Dengan demikian diharapkan publik akan menerimanya, dan hak-hak napi maupun tahanan juga akan tetap terlindungi. Itu baru namanya Negara Hukum yang menjamin HAM," tutup Nasir.
Sebelumnya Menteri Hukum dan HAM (Menkum HAM) Amir Syamsuddin mendukung pembangunan ruangan khusus bagi narapidana untuk berhubungan intim dengan suami atau istrinya di lapas. Sebab menurut Amir hal ini merupakan suatu hal yang wajar.
Kemenkum HAM masih melakukan kajian terkait rencana pembangunan rumah biologis tersebut. Saat ini pihak kementrian tengah mempersiapkan payung hukum pembangunan rumah biologis ini melalui kajian tersebut. Adapun kajian itu dilakukan dengan melibatkan sejumlah tokoh agama dari berbagai lintas agama.
(mpr/ahy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 16:30 WIB
Survei: Mayoritas Warga DKI Tak Yakin Banjir Bisa Selesai dalam 3 Tahun
-
Minggu, 27/05/2012 16:26 WIB
Tabrak Jakmania di Dekat Halte Halimun, TransJ Diamuk Massa
-
Minggu, 27/05/2012 16:24 WIB
Pemprov Sumut Inventarisir 5 Calon Nama Bandara Kualanamu
-
Minggu, 27/05/2012 15:58 WIB
Jusuf Kalla: Soal Capres, Tunggu Saja!
-
Minggu, 27/05/2012 15:53 WIB
Merampas Motor di 21 Lokasi, Briptu Dirwanto Ditangkap di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 16:26 WIB
Tabrak Jakmania di Dekat Halte Halimun, TransJ Diamuk Massa
-
Minggu, 27/05/2012 15:48 WIB
Mercy Terbakar di Depan PIM 2, Lalin Sempat Macet
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
698 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
