detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 19:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 05/02/2012 09:34 WIB

SBY Gelar Peringatan Maulid Nabi Bersama Majelis Rasulullah di Monas

Rachmadin Ismail - detikNews
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri acara dzikir akbar yang digelar majelis dzikir dan salawat, Majelis Rasulullah. Acara tersebut digelar untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang jatuh tepat pada hari ini.

Pantauan detikcom, Minggu (5/2/2012), acara dimulai pukul 08.30 WIB di Lapangan Monas, Jakarta. Selain SBY, sejumlah menteri kabinet Indonesia Bersatu Jilid II juga hadir, di antaranya Mensesneg Sudi Silalahi dan Menteri Agama Suryadharma Ali.

Acara ini dipimpin langsung oleh Habib Munzir Bin Fuad Al Musawa. Ada ribuan jamaah majelis Rasulullah yang memadati lapangan Monas. Panas matahari tak melunturkan semangat mereka untuk terus berdzikir.

Dalam acara tersebut, para jamaah juga memberikan doa khusus pada SBY. Terutama agar presiden mendapat keridhoan Allah SWT dalam memimpin negara.

"Kita doakan beliau diberi keteguhan, diberi kekuatan dan selalu dalam genggaman kasih Allah, untuk memimpin negara," kata Habib Munzir.

SBY juga ikut memberi sambutan terkait Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurut SBY, Rasulullah harus tetap menjadi teladan.

"Sebagai umaro saya mengajak hadirin, marilah kita teladani Rasulullah, sikap tutur kata dan kesantunan beliau," pesan SBY.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mad/mpr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%