Pemerintah Upayakan Pembebasan 6 Nelayan yang Ditangkap di Timor Leste
Sabtu, 04/02/2012 20:49 WIB
Jakarta
Pemerintah meminta konsulat RI di Timor Leste untuk memberikan bantuan hukum kepada 6 nelayan Sulawesi Selatan yang ditangkap petugas perairan Timor Leste. Pemerintah berharap 6 nelayan tersebut dibebaskan.
"Saat ini pemerintah kita baru menandatangani MoU dengan pemerintah Malaysia dan Australia. kita baru akan melobi dan sedang memikirkan cara pembebasan nelayan tersebut, kami sudah menghubungi konsulat di sana untuk menyiapkan bantuan hukum bagi nelayan kita di pengadilan Timor Leste," ujar Menteri Kelautan & Perikanan Sharif Cicip Sutardjo.
Pernyataan itu disampaikan Cicip saat ditemui detikcom usai mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan Paotere, di Makassar, Sabtu (4/2/2012).
Cicip menyebut saat ini pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan baru bisa membebaskan 40 nelayan dari 90an nelayan yang ditangkap di perairan negara lain.
6 nelayan asal Desa Buhung Pitue, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, yang saat ini masih ditahan pemerintah Timor Leste tersebut adalah Kaharuddin, Hasran, Ambo Tang, Cetta, Bachtiar dan Laji.
6 nelayan spesialis pencari ikan Tuna ini sebenarnya ditangkap pada 25 Desember 2011 tahun lalu, namun baru diketahui pada 30 Januari 2012 saat keluarga nelayan melapor ke kantor DPRD Sinjai.
Dari data yang dihimpun detikcom, keenam nelayan tersebut sedang mencari ikan di perairan Nusa Tenggara Timur, saat mesin kapal motor Masagena yang mereka gunakan mengalami kerusakan, akhirnya kapal mereka terbawa arus dan memasuki perairan Timor Leste.
(mna/ahy)
"Saat ini pemerintah kita baru menandatangani MoU dengan pemerintah Malaysia dan Australia. kita baru akan melobi dan sedang memikirkan cara pembebasan nelayan tersebut, kami sudah menghubungi konsulat di sana untuk menyiapkan bantuan hukum bagi nelayan kita di pengadilan Timor Leste," ujar Menteri Kelautan & Perikanan Sharif Cicip Sutardjo.
Pernyataan itu disampaikan Cicip saat ditemui detikcom usai mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan Paotere, di Makassar, Sabtu (4/2/2012).
Cicip menyebut saat ini pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan baru bisa membebaskan 40 nelayan dari 90an nelayan yang ditangkap di perairan negara lain.
6 nelayan asal Desa Buhung Pitue, Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai, yang saat ini masih ditahan pemerintah Timor Leste tersebut adalah Kaharuddin, Hasran, Ambo Tang, Cetta, Bachtiar dan Laji.
6 nelayan spesialis pencari ikan Tuna ini sebenarnya ditangkap pada 25 Desember 2011 tahun lalu, namun baru diketahui pada 30 Januari 2012 saat keluarga nelayan melapor ke kantor DPRD Sinjai.
Dari data yang dihimpun detikcom, keenam nelayan tersebut sedang mencari ikan di perairan Nusa Tenggara Timur, saat mesin kapal motor Masagena yang mereka gunakan mengalami kerusakan, akhirnya kapal mereka terbawa arus dan memasuki perairan Timor Leste.
(mna/ahy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita ยป
-
Sabtu, 19/05/2012 21:10 WIB
60 Camp Karyawan Perkebunan Sawit Bakrie Group di Jambi Dirusak Warga
-
Sabtu, 19/05/2012 20:17 WIB
Jembatan Penghubung Kabupaten OKI dan Banyuasin Dibangun 2013
-
Sabtu, 19/05/2012 19:40 WIB
KNKT Akui Pesawat Sukhoi Diganti, Trimarga: Kami Cuma Sebar Undangan
-
Sabtu, 19/05/2012 18:10 WIB
Nyolong Spion Mobil Alphard, 2 Pemuda Ditabrak Polisi
-
Sabtu, 19/05/2012 18:05 WIB
Aprindo Didesak Cari Solusi Terkait Maraknya Perampokan Minimarket
-
Sabtu, 19/05/2012 21:59 WIB
Pengunjung Meradang Dituding Ambil Handuk Kamar Hotel di Simalungun
-
Sabtu, 19/05/2012 19:40 WIB
KNKT Akui Pesawat Sukhoi Diganti, Trimarga: Kami Cuma Sebar Undangan
-
Sabtu, 19/05/2012 21:10 WIB
60 Camp Karyawan Perkebunan Sawit Bakrie Group di Jambi Dirusak Warga
-
Sabtu, 19/05/2012 18:10 WIB
Nyolong Spion Mobil Alphard, 2 Pemuda Ditabrak Polisi
-
571 Komentar
-
462 Komentar
-
392 Komentar
-
334 Komentar
Lapsus
Index ยป
-
Rabu, 16/05/2012 08:50 WIB
Jualan Sukhoi dari Pasar Asemka
-
Selasa, 15/05/2012 08:57 WIB
Yang Mistis & Yang Ilmiah di Gunung Salak
-
Selasa, 15/05/2012 13:59 WIB
Presiden IATCA: Kekurangan Pengelolaan Udara Sekarang Akumulasi Masa Lalu
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 5,978.000
- Rp 464.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



.jpg)


Sending your message



_(baru).gif)

_2.gif)

(2).gif)
