Kemenhub Duga Masih Ada Pilot Lain yang Pakai Narkoba
Sabtu, 04/02/2012 16:31 WIB
ilustrasi
Jakarta
Insiden tertangkapnya pilot Lion Air berinisial SS yang memakai narkoba cukup mengkhawatirkan. Bagaimana bila sang pilot itu dalam kondisi teler menerbangkan pesawat. Nyawa penumpang terancam. Pihak Kemenhub mensinyalir, masih ada pilot lainnya dari maskapai lain yang terindikasi memakai narkoba.
"Ya mungkin akan ada penangkapan lain," kata Dirjen Perhubungan Udara Herry Bhakti saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/2/2012).
Entah apa tujuannya sang pilot pecandu itu memakai narkoba. Kemenhub mengaku sudah bekerjasama dengan BNN guna memerangi awak airlines yang memakai narkoba.
"Kita sama-sama membersihkan," jelasnya.
Nantinya akan ada pemeriksaan yang dilakukan Kemenhub kepada awak maskapai yang akan terbang. Dia berharap para pilot sadar bahwa keselamatan ratusan penumpang pesawat bisa menjadi taruhan bila mereka teler saat mengangkasa.
"Kita sudah membuat MoU dengan BNN dan tugas BNN untuk melakukan penangkapan," jelasnya.
SS ditangkap di Hotel Garden Palace kamar 2019 pada pukul 03.30 WIB dengan barang bukti 0,04 gram dan alat hisap sabu. SS rencananya akan menerbangkan pesawat pada pukul 06.00 WIB dengan tujuan Surabaya-Makassar-Balikpapan-Surabaya.
Saat ditangkap di kamar itu bersama SS ada 3 temannya. Mereka tengah bermain kartu. Hasil pemeriksaan urine hanya SS yang positif mengkonsumsi sabu, 3 temannya yang lain negatif.
(ndr/aan)
"Ya mungkin akan ada penangkapan lain," kata Dirjen Perhubungan Udara Herry Bhakti saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/2/2012).
Entah apa tujuannya sang pilot pecandu itu memakai narkoba. Kemenhub mengaku sudah bekerjasama dengan BNN guna memerangi awak airlines yang memakai narkoba.
"Kita sama-sama membersihkan," jelasnya.
Nantinya akan ada pemeriksaan yang dilakukan Kemenhub kepada awak maskapai yang akan terbang. Dia berharap para pilot sadar bahwa keselamatan ratusan penumpang pesawat bisa menjadi taruhan bila mereka teler saat mengangkasa.
"Kita sudah membuat MoU dengan BNN dan tugas BNN untuk melakukan penangkapan," jelasnya.
SS ditangkap di Hotel Garden Palace kamar 2019 pada pukul 03.30 WIB dengan barang bukti 0,04 gram dan alat hisap sabu. SS rencananya akan menerbangkan pesawat pada pukul 06.00 WIB dengan tujuan Surabaya-Makassar-Balikpapan-Surabaya.
Saat ditangkap di kamar itu bersama SS ada 3 temannya. Mereka tengah bermain kartu. Hasil pemeriksaan urine hanya SS yang positif mengkonsumsi sabu, 3 temannya yang lain negatif.
(ndr/aan)
Baca Juga
- Pihak Hotel Garden Palace Bicara Soal Penangkapan Pilot SS
- Pilot Tertangkap Nyabu, Lion Air Rute Surabaya-Makassar Tetap Terbang
- Pilot Tertangkap Nyabu, Lion Air dan Menhub Akan Dipanggil DPR
- Kemenhub Harus Stop Lion Air Terbang Sampai Pilot Bebas Narkoba
- Pilotnya Ditangkap Kasus Sabu, Lion Air Terancam Sanksi
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 16:30 WIB
Survei: Mayoritas Warga DKI Tak Yakin Banjir Bisa Selesai dalam 3 Tahun
-
Minggu, 27/05/2012 16:26 WIB
Tabrak Jakmania di Dekat Halte Halimun, TransJ Diamuk Massa
-
Minggu, 27/05/2012 16:24 WIB
Pemprov Sumut Inventarisir 5 Calon Nama Bandara Kualanamu
-
Minggu, 27/05/2012 15:58 WIB
Jusuf Kalla: Soal Capres, Tunggu Saja!
-
Minggu, 27/05/2012 15:53 WIB
Merampas Motor di 21 Lokasi, Briptu Dirwanto Ditangkap di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 16:26 WIB
Tabrak Jakmania di Dekat Halte Halimun, TransJ Diamuk Massa
-
Minggu, 27/05/2012 15:48 WIB
Mercy Terbakar di Depan PIM 2, Lalin Sempat Macet
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
698 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
