detikcom
Sabtu, 04/02/2012 15:36 WIB

Pilot Tertangkap Nyabu, Lion Air Rute Surabaya-Makassar Tetap Terbang

Fatichatun Nadhiroh - detikNews
Jakarta - Pilot Lion Air berinisial SS ditangkap karena memakai sabu. Sang pilot seharusnya menerbangkan pesawat dari Surabaya menuju Makassar. Setelah SS ditangkap, bagaimana nasib pesawat yang akan diterbangkan itu, apakah tetap mengudara?

Informasi bahwa SS akan menerbangkan pesawat Lion Air ke Makassar didapatkan dari Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Benny Mamoto, saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/2/2012). Sang pilot memiliki jadwal terbang pada pukul 06.00 dengan rute Surabaya-Makassar-Balikpapan-Surabaya. SS ditangkap pada pukul 03.30 WIB dengan barang bukti sabu 0,04 gram dan alat hisap sabu. Hasil tes urine-nya pun positif sabu.

Penelusuran detikcom ke pihak otoritas Bandara Juanda, Surabaya pesawat Lion Air yang terbang dari Surabaya ke Makassar bernomor JT 708. Pesawat itu terbang pukul 06.00 WIB tanpa delay.

"Jam pemberangkatan tetap pagi pukul 06.00 WIB," kata petugas Bandara Juanda, Priyono saat dihubungi detikcom.

Sayangnya Priyono tidak bisa mengungkapkan siapa pilot yang menggantikan SS atau apakah benar sang pilot yang tertangkap sabu itu akan menerbangkan pesawat ke Makassar. Pastinya Lion Air memiliki 3 jadwal penerbangan Lion ke Makassar mulai pukul 06.00 WIB, 09.00 WIB, dan 12.10 WIB. Ketiga penerbangan itu pun tanpa delay.

Sayangnya pihak Lion Air belum bisa memberikan tanggapan. Direktur Lion Air Edward Sirait yang dikonfirmasi tidak mengangkat telepon selulernya. SMS yang dikirimkan detikcom juga tidak berbalas.


Ikiti berbagai peristiwa hangat yang terjadi hari ini di "Reportase Sore", Pukul 16.30 WIB, Hanya di TRANS TV

(ndr/aan)





Sponsored Link
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 17/06/2013 18:39 WIB
    Dirjen KA Tundjung Inderawan Bicara Mental Penumpang dan Seramnya MRT Subway
    Gb Seraya membangun infrastruktur seperti stasiun dan rel kereta api, Kemenhub juga mengkhawatirkan mental penumpang kereta yang belum tertib. Apalagi, teknologi maju kereta bawah tanah bakal dibangun di Jakarta. Kekhawatiran timbul bila perilaku penumpang KA masih timpang dengan teknologi transportasi.
ProKontra Index »

Jokowi Lebih Dahsyat Nyapres di 2019

Dalam berbagai survei, nama Gubernur DKI Jokowi menempati posisi teratas capres potensial 2014. Suara-suara yang menginginkan Jokowi maju menjadi Capres di Pilpres 2014 juga cukup kencang. Tetapi menurut peneliti politik senior LIPI, Siti Zuhro, Jokowi akan lebih kuat jika berkompetisi di Pilpres 2019. Bila Anda setuju dengan Siti Zuhro, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%