Aksi Buruh Tutup Tol Langgar HAM, Seharusnya Polisi Bisa Cegah
Sabtu, 04/02/2012 14:03 WIB
Jakarta
Aksi penutupan tol oleh para buruh yang terjadi beberapa waktu lalu di Bekasi cukup disayangkan. Seharusnya aksi tersebut dapat dicegah ketika pihak kepolisian bisa berdialog dengan pihak buruh.
"Memang ketika para buruh yang menuntut hak itu, menutup jalan tol, itu melanggar HAM. Tapi polisi bisa mencegah," terang Direktur Eksekutif Human Rights Working Group (HRWG), Rafendi Djamin seusai Konpers Catatan Setahun Politik Luar Negeri HAM Pemerintah Indonesia 2011 serta Tantangan di 2012 di Gedung Jiwasraya, Jalan RP Soeroso No 41, Jakarta Pusat, Minggu (/2/2012)
Menurut Rafendi, dalam menyampaikan hak berpendapat juga harus mementingkan kepentingan masyarakat banyak. Karena apabila dengan aksi tersebut malah merugikan masyarakat banyak, itu akan melemahkan aksi mereka sendiri.
"Masyarakat yang merasa dirugikan, akan menolak gerakan tersebut. Itu akan menurunkan nilai pergerakan mereka sendiri," imbuhnya.
Rafendi menambahkan, ujung masalah dari penutupan tol tersebut adalah komunikasi yang baik antara Pemerintah, Pengusaha dan Buruh. Pemerintah harus bisa mereformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi, untuk menekan biaya ekonomi, agar upah yang diberikan oleh pengusaha bisa mencukupi.
"Good Governance menjadi sebuah kunci utama dalam penyelesain ini," jelasnya.
(ndr/van)
"Memang ketika para buruh yang menuntut hak itu, menutup jalan tol, itu melanggar HAM. Tapi polisi bisa mencegah," terang Direktur Eksekutif Human Rights Working Group (HRWG), Rafendi Djamin seusai Konpers Catatan Setahun Politik Luar Negeri HAM Pemerintah Indonesia 2011 serta Tantangan di 2012 di Gedung Jiwasraya, Jalan RP Soeroso No 41, Jakarta Pusat, Minggu (/2/2012)
Menurut Rafendi, dalam menyampaikan hak berpendapat juga harus mementingkan kepentingan masyarakat banyak. Karena apabila dengan aksi tersebut malah merugikan masyarakat banyak, itu akan melemahkan aksi mereka sendiri.
"Masyarakat yang merasa dirugikan, akan menolak gerakan tersebut. Itu akan menurunkan nilai pergerakan mereka sendiri," imbuhnya.
Rafendi menambahkan, ujung masalah dari penutupan tol tersebut adalah komunikasi yang baik antara Pemerintah, Pengusaha dan Buruh. Pemerintah harus bisa mereformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi, untuk menekan biaya ekonomi, agar upah yang diberikan oleh pengusaha bisa mencukupi.
"Good Governance menjadi sebuah kunci utama dalam penyelesain ini," jelasnya.
(ndr/van)
Baca Juga
- Kemenaker: Pungli Terhadap Perusahaan Harus Ditindak Tegas
- Khawatir Demo Buruh, Pengusaha Akan Cabut Gugatan Kenaikan Upah
- Aksi Buruh di Bekasi, Apindo: Bupati dari PKS Mau Maju Lagi
- Ini Daftar Pungutan yang Dianggap Membebani Pengusaha
- Kemenakertrans: Jangan Naikkan Upah Buruh Untuk Kepentingan Politis
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 16:30 WIB
Survei: Mayoritas Warga DKI Tak Yakin Banjir Bisa Selesai dalam 3 Tahun
-
Minggu, 27/05/2012 16:26 WIB
Tabrak Jakmania di Dekat Halte Halimun, TransJ Diamuk Massa
-
Minggu, 27/05/2012 16:24 WIB
Pemprov Sumut Inventarisir 5 Calon Nama Bandara Kualanamu
-
Minggu, 27/05/2012 15:58 WIB
Jusuf Kalla: Soal Capres, Tunggu Saja!
-
Minggu, 27/05/2012 15:53 WIB
Merampas Motor di 21 Lokasi, Briptu Dirwanto Ditangkap di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 16:26 WIB
Tabrak Jakmania di Dekat Halte Halimun, TransJ Diamuk Massa
-
Minggu, 27/05/2012 15:48 WIB
Mercy Terbakar di Depan PIM 2, Lalin Sempat Macet
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
698 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
