Sabtu, 04/02/2012 13:49 WIB

500 Kios di Pasar Kisaran Terbakar

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Sedikitnya 500 kios di Pasar Kain, Jalan Diponegoro, Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara (Sumut), terbakar. Api masih menyala dari puing-puing kios.

Kebakaran tersebut terjadi Sabtu (4/2/2012) pukul 04.00 WIB. Salah seorang saksi mata, Indra mengatakan api pertama kali terlihat menyala dari salah satu kios di bagian tengah pasar. Kemudian api merambat ke ratusan kios penjual bahan kain, pakaian dan sembako.

"Tidak tahu pasti api dari kios milik siapa. Tetapi api terlihat pertama kali dari kios di bagian tengah pasar," kata Indra di Kisaran yang berjarak sekitar 160 kilometer dari Medan, ibukota Sumut.

Pemilik kios dan warga sekitar sempat berupaya memadamkan api, namun api terus menjalar ke kios lain. Sementara mobil petugas pemadam kebakaran belum tiba setelah 30 menit setelah api terlihat membesar. Akibatnya, ratusan kios tinggal puing. Sebagian besar pemilik kios tidak sempat menyelamatkan dagangannya.

Selain menganguskan ratusan kios, enam unit mobil yang parkir di kawasan pasar ikut terbakar.

Untuk memadamkan api, Pemkab Asahan mengerahkan sedikitnya 6 unit mobil pemadam kebakaran, satu unit di antaranya terpaksa didatangkan dari Kota Tanjung Balai, sekitar 26 kilometer dari lokasi kebakaran.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah. Polres Asahan masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/aan)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
82%
Kontra
18%