detikcom
Sabtu, 04/02/2012 12:14 WIB

Tertangkap Nyabu, Pilot Lion Air Punya Jadwal Terbang ke Makassar

Andri Haryanto - detikNews
Jakarta - Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap basah pilot Lion Air SS (44) dengan barang bukti sabu. Hasil tes urine, SS positif memakai barang haram itu. SS masih menjalani pemeriksaan intensif. Tapi yang mengejutkan SS memiliki jadwal terbang ke Makassar.

"Rencananya SS akan terbang jam 06.00 WIB tujuan Surabaya-Ujung Pandang-Balikpapan-Surabaya," jelas Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Benny Mamoto saat dihubungi detikcom, Sabtu (4/2/2012).

SS ditangkap pada dini hari tadi pukul 03.30 WIB di kamar 2019, Hotel Garden Palace, Surabaya. Petugas BNN menyita 0,04 gram sabu dan bong alat hisap sabu.

Selain SS diamankan pula 3 rekan SS di kamar itu. Mereka menemani SS bermain kartu. Hasil pemeriksaan urine ketiga teman SS itu hasilnya negatif.

"Selanjutnya tersangka dibawa ke Jakarta pagi ini," terang Benny.

Sayangnya Direktur Umum Lion Air Edward Sirait yang dikonfirmasi soal penangkapan ini tidak mengangkat telepon selulernya.

Kejadian tertangkapnya pilot Lion Air ini adalah yang kedua kali. Sebelumnya beberapa waktu lalu, seorang pilot Lion Air juga ditangkap karena narkoba di Makassar, Sulsel.


rencana kenaikan BBM sebabkan penimbunan bbm, bbm bersubdisi jadi langka.saksikan peneluran Reportase investigasi minggu pukul 16.45 WIB Hanya di TransTV

(ndr/aan)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    57%
    Kontra
    43%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel
    • Rp .000
    • Rp .000