Sabtu, 04/02/2012 03:29 WIB
Kurangi Konflik Dengan Majikan, TKI Akan Diasramakan
"Intinya, bentuk program ini adalah dari 'live in ke live out', alias TKI tidak lagi tinggal serumah dengan keluarga majikan," kata Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), Moh Jumhur Hidayat, dalam rilis yang diterima detikcom, Jumat (3/2/2012).
Dijelaskan Jumhur, tujuan program ini adalah untuk memberi jaminan perlindungan kepada TKI dari kemungkinan terjadinya masalah dengan majikan. Alasan jaminan perlindungan inilah yang membuat pemerintah belum mencabut moratorium penempatan TKI di beberapa negara yang warganya sering bermasalah dengan TKI.
"Pemerintah Indonesia masih akan terus menunda pembukaan penempatan TKI informal ke beberapa negara sebelum ada upaya pemerintah dan agen penempatan tenaga kerja asing negara tersebut untuk membicarakan masalah perlindungan TKI secara serius dengan Indonesia," jelas Jumhur.
Ia menambahkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah menegaskan prinsip 'Spirit of Indonesia', tentang perlunya perlindungan bagi TKI di sektor domestik di luar negeri. "Dengan demikian, jika kami tidak yakin akan perlindungannya maka tidak akan ada penempatan TKI ke suatu negara," tegas Jumhur.
Sebelumnya, moratorium pengiriman TKI baru sektor domestik ke Malaysia, telah dicabut 1 Desember 2011. Namun tidak demikian terhadap kebijakan serupa yang diterapkan untuk Arab Saudi dan beberapa negara Asia lainnya.
"Moratorium (Arab Saudi) belum bisa dibuka," kata Menakertrans Muhaimin Iskandar. Hal tersebut disampaikankan usai pertemuannya dengan Menteri Perburuhan Arab Saudi, Adel Muhammad Fakieh. Pertemuan berlangsung di Hotel Indonesia Kempinski, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (8/11/2011) lalu.
(fjr/fjr)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Polri Tugasnya untuk Kemanusiaan, Bukan Berbisnis!
651 share this. -
Wanita Muda di Semarang Ditemukan Tewas dengan Luka di Tubuhnya
498 share this. -
Korea Utara Kembali Uji Rudal Jarak Pendek Keempatnya
350 share this. -
Korban Runtuhan Tambang Freeport di Papua Bertambah Jadi 8
292 share this. -
Pencopet Tewas Tertabrak Busway usai Beraksi di Bogota
272 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Senin, 20/05/2013 10:25 WIB
Fathanah Mengaku Beri Sumbangan, PKS Yakin Dana Partai Bersih
-
Senin, 20/05/2013 10:21 WIB
Polisi Temukan Rp 17.4 Juta Uang Palsu dari Tukang Bangunan di Jaktim
-
Senin, 20/05/2013 10:21 WIB
Delegasi 21 Negara Berkumpul di Makassar Bahas Perubahan Iklim dan Perdamaian Dunia
-
Senin, 20/05/2013 10:16 WIB
Setelah Dahlan Iskan, Kini Mahfud MD Jadi Bintang Iklan Jamu
-
Senin, 20/05/2013 10:11 WIB
21 Negara Bertemu di Makassar Bahas Perdamaian dan Perubahan Iklim Dunia
-
Senin, 20/05/2013 08:45 WIB
Menolak KJS, 50 Dokter Indonesia Bersatu Demo di Bundaran HI
-
Senin, 20/05/2013 10:00 WIB
Sosok Darin Mumtazah Pelajar yang Diperiksa Terkait Luthfi Masih Misterius
-
Senin, 20/05/2013 08:51 WIB
Sidak di Lapas Sukamiskin, Ada iPad di Sel Andrian Waworuntu
-
Senin, 20/05/2013 09:40 WIB
Perempuan Fathanah, Tri Kurnia Puspita Hadir di KPK
-
Senin, 20/05/2013 08:17 WIB
Mobil Pajero Sport Milik Luthfi yang Disita KPK Pakai Nopol Palsu?
-
Senin, 20/05/2013 07:21 WIB
Kisah Luthfi Hasan di Tukang Cukur
-
Senin, 20/05/2013 07:41 WIB
Jimat Aneh Raja Klewang
-
Senin, 20/05/2013 09:03 WIB
Ini 3 Hakim Agung yang Kalahkan Konglomerat Swedia Pemilik IKEA
-
348 Komentar
-
233 Komentar
-
228 Komentar
-
211 Komentar
-
209 Komentar
-
208 Komentar
-
201 Komentar
-
173 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Melawan KPK Jadi Bumerang Buat PKS
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,837.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Senin, 20/05/2013 07:09 WIB
Rumah Luthfi Hasan Resmi Disegel KPK
-
Senin, 20/05/2013 06:10 WIB
13 Korban Tewas Runtuhan Tambang Freeport Papua Berhasil Dievakuasi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


.gif)





_5.gif)






Namanya Markamah. Semangat perempuan berusia 46 tahun ini tak pernah padam untuk menyalakan lilin pendidikan di tempat-tempat marjinal. Mulai dari memberantas buta huruf di Marunda, mengajar anak-anak PSK di Jakarta Barat hingga kini menjalankan roda sekolah semi permanen yang dikepung pabrik.
Prinsip Sun Tzu dalam bukunya The Art of War, “Pertahanan Terbaik adalah Menyerang” nampaknya sedang diadopsi oleh PKS saat terjepit berhadapan dengan kasus hukum di KPK. Upaya perlawananoleh PKS yaitu melaporkan sejumlah penyidik dan jubir KPK kepada Kepolisian.

