detikcom
Sabtu, 04/02/2012 01:36 WIB

Semburkan Wedhus Gembel, Status Gunung Semeru Dinaikkan ke Siaga

Santi Rahayu - detikNews
Lumajang, - Meningkatnya aktivitas vulkanis, status Gunung Semeru dinaikkan menjadi Siaga atau Level 3. Bahkan gunung tertinggi di Pulau Jawa itu sempat menyeburkan wedhus gembel atau awan panas.

Begitu pula gugur lava pijar semeru terjadi berulang kali hingga terakhir kalinya dengan luncuran lidah lava mencapai 2500 meter dari puncak kawah Jonggring Saloko.

Ketua Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang Rochani ketika dihubungi detiksurabaya.com, Jumat (3/2/2012) mengaku telah memastikan status terbaru Semeru ke Pos Pemantau di Gunung Sawur, Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro.

"Pihak vulkanologi di Pos PGA Gunung Sawur telah menaikkan status aktivitas vulkanik Semeru dari waspada Level 3 menjadi Siaga Level 2," kata dia.

Pertimbangan dinaikannya status aktivitas vulkanik gunung tertinggi di Pulau Jawa ini menjadi siaga, masih kata Ketua BPBD Kabupaten Lumajang, melalui kajian dan pemantauan rutin yang dilakukan berdasarkan peristiwa guguran lava pijar yang terjadi beberapa waktu belakangan.

Dari laporan yang disampaikan pihak vulkanologi dalam 3 hari terakhir, yakni Rabu (1/2/2012), terjadi guguran 64 kali letusan dengan 6 kali guguran dan 2 kali tremorharmonik. Sedangkan, Kamis (2/2/2012), terjadi 120 kali letusan, dengan 8 kali guguran, 1 kali vulkanik dalam dan 2 kali tremorharmonik. Sementara, Jumat (3/2/2012), terjadi 73 kali letusan, 3 kali guguran dan sekali tektyonik jauh.

BPBD Kabupaten Lumajang juga terus mengimbau agar masyarakat yang bermukim di kaki Semeru untuk tetap meningkatkan kewaspadaannya. Terutama, bagi mereka yang bermukim dan beraktivitas di dekat Daerah Aliran Sungai Besuk Bang, Besuk Kembar dan Besuk Kobokan untuk terus mewaspadai potensi bencana ini,” bebernya.

"Warga tidak perlu panik, tapi tetap harus waspada dan mematuhi rekomendasi pihak vulkanologi. Untuk mematuhi zona bahaya dengan radius 4 kilometer di lereng tenggara yang mengarah ke kawasan Oro-Oro Ombo di Kecamatan Pronojiwo. Karena lokasi setempat merupakan jalur luncuran guguran awan panas atau lava pijar," kata Rochani.




Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(fjr/fjr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%