detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Kamis, 17/04/2014 17:30 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 03/02/2012 03:14 WIB

Dubes AS Puji Sumsel Sebagai Daerah Layak Investasi

Taufik Wijaya - detikNews
Jakarta - Untuk pertama kali, Duta Besar Amerikat Serikat untuk Indonesia Scott Marciel berkunjung ke Sumatera Selatan. Dalam kunjungannya, Scort Marciel ingin melihat potensi Sumatera Selatan.

"Saya datang guna melihat langsung seluruh potensi Sumatera Selatan. Meskipun waktunya tidak banyak, tetapi cukup bagi saya merasakan di sinilah orang seharusnya berinvestasi" kata Marciel kepada wartawan di Palembang, Kamis (02/02/2012).

Marciel datang sekitar pukul 09.00 WIB. Dia mengenakan batik merah muda dengan paduan celana coklat. Di Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, dia disambut Gubernur Sumsel Alex Noerdin.

Dari bandara itu, dia bersama Alex naik helikopter menuju dua perusahaan milik Amerika Serikat di Kabupaten Musi Banyuasin, yakni Connoco Philips dan Cargill. Di sana, Marciel banyak bertanya terkait
kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Sumatera Selatan.

Usai dari Musi Banyuasin, keduanya menuju Lapangan Tembak di Jakabaring Sport Center (JSC) Palembang. Di sini Marciel bertemu dengan pelajar yang menempuh pendidikan di SMAN Sumsel (Sampoerna Academy).

"Saya datang ke Sumatera Selatan hanya untuk melihat dan memastikan peluang investasi dan sejauh mana keterlibatan perusahaan kami (Amerika Serikat) dalam membantu kualitas pendidikan di sini,"
ujarnya.

Kedatangan Marciel ini berjalan aman. Tidak ada satupun aksi unjuk rasa yang menolak atau memprotes kehadirannya.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(rdf/rdf)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
83%
Kontra
17%