detikcom
Kamis, 02/02/2012 23:35 WIB

Sembilan Warga Terseret Air Bah di Sibolangit, Tiga Hilang

Khairul Ikhwan - detikNews
Medan - Sembilan warga terseret air bah saat mandi di Sungai Lau Mentar, Dusun Durin Sirugun, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut), Kamis (2/2/2012) sore. Enam diantaranya berhasil ditemukan sedang tiga korban lainnya dinyatakan hilang.

Keenam warga yang selamat itu masing-masing Suyadi (28) warga Jl Keramat Indah, Gang Harapan, Medan, Ardiansyah Arifin Sinaga (22) warga Jl. Kolonel Yos Sudarso, Kota Binjai, Barda (21) dan Mai (27) keduanya warga Jl. Pelajar Ujung, Medan, Ami (22) warga Tandem, Binjai serta Erik (25) warga Medan.

Sementara tiga yang dinyatakan hilang yakni Hadi (25) warga Tanjung Sari, Medan, Samrati (30) dan Gadis (26) juga warga Medan. Sebagian besar para korban diketahui merupakan karyawan Ace Hardware, pusat perbelanjaan di Jl. Juanda, Medan.

Kapolsek Pancur Batu, Kompol Ruruh Wicaksono mengatakan, peristiwa terjadi saat para korban sedang mandi di Sungai Lau Bentar sekitar pukul 15.00 WIB. Tiba-tiba air bah datang dan menyeret para korban.

"Tim SAR dan warga melakukan pencarian korban hilang hingga Kamis petang. Akibat hujan lebat turun, proses pencarian terpaksa dihentikan sementara," kata Ruruh.

Rencananya, pencarian kembali akan dilakukan Jumat (3/2/2012) pagi. Sementara enam korban selamat dievakuasi ke salah satu rumah warga di kawasan Bumi Perkemahan Sibolangit.

(rul/rdf)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%