Dituntut 20 Tahun Bui, Syarifuddin: Dihukum Mati pun Saya Mau
Kamis, 02/02/2012 17:21 WIB
Jakarta
Jaksa menuntut hakim nonaktif, Syarifuddin, dengan hukuman maksimal selama 20 tahun penjara. Syarifuddin sendiri mengaku tidak masalah dengan tuntutan itu, bahkan jika harus dipenjara seumur hidup atau hukuman mati.
"Jangankan 20 tahun, seumur hidup saja saya rela. Hukuman mati pun saya mau," jelas Syarifuddin di luar persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Kamis (2/
Syarifuddin masih bersikukuh, jika apa yang terjadi di persidangan itu berbeda jauh dengan fakta sebenarnya. Bahkan Syarifuddin kembali menuding ada kepentingan tertentu yang dibawa KPK dalam kasus ini.
"Sejak awal sudah saya katakan, ikuti sidang dari awal supaya bisa mengetahui fakta maupun aspek hukum yang muncul," jelas Syarifuddin.
"Kenapa seperti pihak bank, kenapa pihak pelapor tidak dihadirkan, kenapa si pembeli, kenapa notaris tidak dihadirkan di persidangan?" tanya dia.
Hal senada juga diungkapkan kuasa hukum Syarifuddin, Junimart Girsang. Menurutnya, faktor-faktor yang memberatkan terdakwa, menunjukkan jika KPK adalah lembaga yang superior dan tidak bisa diganggu gugat.
"Di sini kelihatan KPK benar-benar lembaga yang sangat berkuasa dan tidak mempunyai hati dalam mempertimbangkan suatu tuntutan," tegas Junimart.
Penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut hakim nonaktif, Syarifuddin, selama 20 tahun penjara. Syarifuddin dianggap terbukti telah menerima suap dari kurator Puguh Wirawan sebesar Rp 250 juta dan merusak citra korps hakim.
Bukan hanya tuntutan hukuman badan saja yang diminta oleh jaksa. Syarifuddin juga dituntut membayar uang denda sebesar Rp 500 juta subsidair 6 bulan kurungan.
Jaksa menilai, Syarifuddin telah melanggar pasal 12 huruf a UU Pemberantasan Korupsi. Selama pembacaan, Syarifuddin terus menatap tajam jaksa.
(mok/did)
"Jangankan 20 tahun, seumur hidup saja saya rela. Hukuman mati pun saya mau," jelas Syarifuddin di luar persidangan di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jaksel, Kamis (2/
Syarifuddin masih bersikukuh, jika apa yang terjadi di persidangan itu berbeda jauh dengan fakta sebenarnya. Bahkan Syarifuddin kembali menuding ada kepentingan tertentu yang dibawa KPK dalam kasus ini.
"Sejak awal sudah saya katakan, ikuti sidang dari awal supaya bisa mengetahui fakta maupun aspek hukum yang muncul," jelas Syarifuddin.
"Kenapa seperti pihak bank, kenapa pihak pelapor tidak dihadirkan, kenapa si pembeli, kenapa notaris tidak dihadirkan di persidangan?" tanya dia.
Hal senada juga diungkapkan kuasa hukum Syarifuddin, Junimart Girsang. Menurutnya, faktor-faktor yang memberatkan terdakwa, menunjukkan jika KPK adalah lembaga yang superior dan tidak bisa diganggu gugat.
"Di sini kelihatan KPK benar-benar lembaga yang sangat berkuasa dan tidak mempunyai hati dalam mempertimbangkan suatu tuntutan," tegas Junimart.
Penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut hakim nonaktif, Syarifuddin, selama 20 tahun penjara. Syarifuddin dianggap terbukti telah menerima suap dari kurator Puguh Wirawan sebesar Rp 250 juta dan merusak citra korps hakim.
Bukan hanya tuntutan hukuman badan saja yang diminta oleh jaksa. Syarifuddin juga dituntut membayar uang denda sebesar Rp 500 juta subsidair 6 bulan kurungan.
Jaksa menilai, Syarifuddin telah melanggar pasal 12 huruf a UU Pemberantasan Korupsi. Selama pembacaan, Syarifuddin terus menatap tajam jaksa.
(mok/did)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 16:30 WIB
Survei: Mayoritas Warga DKI Tak Yakin Banjir Bisa Selesai dalam 3 Tahun
-
Minggu, 27/05/2012 16:26 WIB
Tabrak Jakmania di Dekat Halte Halimun, TransJ Diamuk Massa
-
Minggu, 27/05/2012 16:24 WIB
Pemprov Sumut Inventarisir 5 Calon Nama Bandara Kualanamu
-
Minggu, 27/05/2012 15:58 WIB
Jusuf Kalla: Soal Capres, Tunggu Saja!
-
Minggu, 27/05/2012 15:53 WIB
Merampas Motor di 21 Lokasi, Briptu Dirwanto Ditangkap di Indramayu
-
Minggu, 27/05/2012 16:26 WIB
Tabrak Jakmania di Dekat Halte Halimun, TransJ Diamuk Massa
-
Minggu, 27/05/2012 15:48 WIB
Mercy Terbakar di Depan PIM 2, Lalin Sempat Macet
-
Minggu, 27/05/2012 14:26 WIB
Survei LSI, Foke dan Jokowi Masih Cagub Terkuat
-
Minggu, 27/05/2012 15:43 WIB
Jelang Pilkada DKI, Foke Minta Petuah Jusuf Kalla
-
698 Komentar
-
288 Komentar
-
255 Komentar
-
224 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
