Kamis, 02/02/2012 13:42 WIB
Kapal Feri Tenggelam di Papua Nugini, 219 Orang Selamat
Ilustrasi
"Hingga pukul 16.30 (waktu setempat), ada delapan kapal dagang di lokasi, lima di antaranya telah menemukan para korban yang selamat," demikian disampaikan Otoritas Keselamatan Maritim Australia yang membantu mengkoordinir upaya penyelamatan.
"Dilaporkan ada 219 orang yang selamat di atas kelima kapal tersebut," demikian disampaikan seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (2/2/2012).
Pihak Star Ships, operator kapal MV Rabaul Queen tersebut kehilangan kontak dengan kapal feri itu pada Kamis, sekitar pukul 6 pagi waktu setempat. Saat itu kapal MV Rabaul Queen tersebut tengah menempuh perjalanan antara Kimbe dan Lae di sebelah timur negara Pasifik tersebut. Kapal tersebut diyakini tenggelam di perairan PNG setelah dihantam cuaca buruk.
Star Ship adalah operator terbesar kapal penumpang di Papua Nugini, yang melayani layanan reguler ke pulau-pulau terpencil termasuk wilayah Kimbe, sebuah tempat menyelam populer yang menarik banyak wisatawan dari seluruh dunia.
(ita/vta)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Pemerintah Siap Implementasikan Kurikulum 2013 Mulai 15 Juli
334 share this. -
Kecanggihan Electronic Banking Center BCA Hadir di Surabaya
0 share this. -
The New Samsung Smart TV 2013
0 share this. -
Kemendikbud Ajukan Anggaran Rp 829 miliar untuk Kurikulum 2013
0 share this. -
Kunjungi Longsor PT Freeport, Rombongan DPR Masuk Sampai Terowongan
0 share this.
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru
Indeks Berita ยป
-
Senin, 20/05/2013 18:32 WIB
Chili Diguncang Gempa 6,8 SR
-
Senin, 20/05/2013 18:20 WIB
Rentetan Ledakan Bom Tewaskan 15 Orang di Irak
-
Senin, 20/05/2013 18:12 WIB
Baku Tembak Polisi Vs Pemberontak Maois di India, 8 Warga Desa Tewas
-
Senin, 20/05/2013 17:27 WIB
Korut Kembali Luncurkan Rudal Keenam dalam 3 Hari
-
Senin, 20/05/2013 17:08 WIB
Dagangannya Disita Polisi, Pedagang di Arab Saudi Tewas Bakar Diri
-
Selasa, 21/05/2013 02:36 WIB
Curi Infaq di Masjid Istiqlal Pekanbaru, Andi Babak Belur Dihajar Warga
-
Selasa, 21/05/2013 03:21 WIB
Kurangi Isi Tabung Gas, 2 Pengecer di Lampung Ditangkap Polisi
-
Selasa, 21/05/2013 01:38 WIB
Kunjungi Longsor PT Freeport, Rombongan DPR Masuk Sampai Terowongan
-
Senin, 20/05/2013 14:05 WIB
4 Sentilan Pedas Sefti terhadap Selingkuhan Fathanah
-
Senin, 20/05/2013 07:21 WIB
Kisah Luthfi Hasan di Tukang Cukur
-
Selasa, 21/05/2013 03:05 WIB
Suryadharma: Caleg PPP Memang Tidak Punya Uang, Tapi Harus Tetap Solid
-
Senin, 20/05/2013 07:41 WIB
Jimat Aneh Raja Klewang
-
Senin, 20/05/2013 21:34 WIB
Pelaku yang Diduga Potong Alat Kelamin Abdul Muhyi Seorang Perempuan
-
354 Komentar
-
234 Komentar
-
228 Komentar
-
210 Komentar
-
206 Komentar
-
203 Komentar
-
174 Komentar
-
162 Komentar
-
Selasa, 14/05/2013 14:56 WIB
50 Tahun Integrasi Irian Barat ke NKRI
Tokoh Integrasi Papua Yahya Solosa: Riak Separatisme Memang Ada
Pada 1 Mei lalu bertepatan dengan 50 tahun integrasi Irian Barat (sekarang Papua) ke Indonesia. Namun pertanyaan saat ini tentunya adalah, selama setengah abad, adakah makna bergabungnya Papua ke wilayah Indonesia bagi masyarakatnya?
ProKontra
Index »
Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal
Pro
Kontra
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,837.000
- Rp .000
MustRead
close
-
Senin, 20/05/2013 18:17 WIB
JK Sayangkan Au San Suu Kyi yang Pasif Soal Kekerasan di Rohingya
-
Senin, 20/05/2013 17:14 WIB
KPK Cegah Komisaris dan Direktur PT Global Daya dalam Kasus Hambalang
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








_5.gif)





Kenikmatan nasi goreng khas Indonesia juga tak bisa disangkal Mikhail Kouritsyn. Setiap mampir ke Indonesia, orang Rusia ini takkan lupa menyantapnya.
Dalam Forum Newsmaker Thomson Reuters di Singapura, beberapa waktu lalu, SBY lebih memilih pembangunan yang tak melulu tergantung pada sistem kapitalisme (pasar bebas) atau sosialisme (anti pasar). Jalan ketiga yang menjadi antithesis dari keduanya dianggap SBY lebih pas untuk konteks Indonesia.

