detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 04:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 31/01/2012 13:33 WIB

Eks Marinir AS Beberkan Kehidupan Seks Liar Bintang Hollywood!

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Katharine Hepburn (Mirror)
Los Angeles - Seorang mantan anggota Marinir Amerika Serikat (AS) membeberkan pengakuan mengejutkan. Pria itu mengaku pernah menjadi gigolo dan penyedia jasa prostitusi bagi para aktor dan aktris ternama Hollywood pada tahun 1940-an silam.

Scotty Bowers, nama mantan Marinir AS tersebut, mengaku dirinya melakukan hal tersebut secara diam-diam. Dia mengakui pernah memberikan jasanya bagi kaum elit Hollywood, seperti aktor kelahiran Inggris Cary Grant, bintang film Rock Hudson, aktris peraih Oscar Vivien Leigh, dan aktris legendaris Katharine Hepburn.

Tidak hanya itu, Bowers juga mengaku dirinya pernah melayani Pangeran Edward VIII dan istrinya Wallis Simpson, yang bergelar Duke and Duchess of Windsor. Khusus untuk Katharine Hepburn, Bowers mengaku pernah menyediakan lebih dari 150 wanita berbeda bagi aktris peraih Oscar yang telah lama dikabarkan biseksual tersebut.

Semua kisah hidupnya ini dituangkan dalam sebuah buku yang berjudul 'Full Serviec: My Adventures in Hollywood and the Secret Sex Lives of the Stars'. Buku yang diterbitkan oleh Grove Press ini akan diluncurkan pada 14 Februari mendatang.

"Saya tetap diam selama bertahun-tahun karena saya tidak ingin menyakiti orang-orang ini. Saya tidak butuh uang. Dan saya tak pernah melihat daya tarik soal ini. Mereka menyukai seks seperti cara mereka. Siapa yang peduli?" tutur Bowers dalam wawancara dengan New York Times dan dilansir oleh The Telegraph, Selasa (31/1/2012).

"Saya akhirnya berkata iya, karena saya sudah tidak muda lagi dan semua 'pelanggan' saya sudah meninggal sekarang. Kebenaran ini tidak akan bisa melukai mereka lagi," kata pria berumur 88 tahun itu.

Dalam bukunya tersebut, Bowers menceritakan awal mulanya dia menjalani profesi sebagai pemuas nafsu para bintang Hollywood. Pasca bertugas di Perang Dunia II, Bowers pulang ke AS dan menetap di Hollywood.

Di sana, Bowers yang masih berusia 23 tahun, bekerja di sebuah pom bensin di Hollywood Boulevard, dekat gedung Paramount Pictures. Hingga pada suatu ketika, aktor peraih Oscar Walter Pidgeon mendatanginya dan meminta 'jasanya' dengan imbalan US$ 20.

Sejak saat itu, Bowers mengakui sering berhubungan dengan banyak pelaku industri film. Namun, munculnya penyakit AIDS yang menghebohkan Hollywood pada tahun 1980-an memberikan dampak besar bagi kehidupannya. Bowers pun berhenti dari profesi rahasianya tersebut.

Kini dia tinggal di Hollywood Hills bersama istrinya, Lois, yang telah dinikahinya selama 27 tahun.

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(nvc/ita)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%
MustRead close