Selasa, 31/01/2012 12:13 WIB

Kisahnya Diputar di London, Tukang Sampah Syafii Naik Gaji Rp 100 Ribu

Egir Rivki - detikNews
Wilbur bersama Syafii (BBC)
Jakarta - Seorang tukang sampah, Imam Syafii, merasa senang dirinya diulas khusus oleh stasiun televisi Inggris, BBC Two. Selain itu, ulasan tersebut rupanya mengetuk pintu hati majikan Imam, sehingga dirinya mendapatkan kenaikan gaji.

"Habis shooting itu, bos saya memanggil, dia bilang gaji saya naik Rp 100 ribu," ungkap Imam saat ditemui detikcom, di Rumah Orang tuanya Jl Kawi Buntu, Guntur, Jakarta Selatan, Selasa (31/1/2012).

Menurutnya, kenaikan gaji tersebut karena Wilbur (rekan tukang sampah dari Inggris) yang memberi tahu warga Kelurahan Guntur, tetang kesejahteraan hidup Imam. Jika dibandingkan dengan Wilbur, kesejahteraan Imam bagaikan sangat jauh berbeda.

"Wilbur bilang ke saya, gaji saya 3 tahun sama dengan gajinya sebulan," ucap Imam.

Imam yang tadinya hanya berpenghasilan Rp 700 ribu per bulan, kini mendapatkan tambahan menjadi Rp 800 ribu per bulan. Meski hanya ditambah Rp 100 ribu, Imam tetap bersyukur akan karunia itu.

"Saya tidak masalah nominalnya, intinya warga tahu kalau hidup menjadi tukang sampah di Jakarta itu amat berat, beda dengan di Inggris," ujar ayah beranak satu ini.

Kisah ini bermula, ketika seorang tukang sampah di Jakarta bernama Imam Syafii, menjadi ulasan khusus yang ditayangkan oleh media Inggris, BBC Two. Tayangan tersebut membandingkan profesi tukang sampah di Jakarta dengan tukang sampah di London, Inggris.

Wilbur Ramirez, tukang sampah asal London, Inggris, mengaku takjub akan ketangguhan Imam dalam menunaikan pekerjaannya. Wilbur juga kaget melihat bagaimana orang-orang bisa hidup di tempat pembuangan sampah Bantar Gebang.

(gah/gah)





Sponsored Link

Komentar (0 Komentar)

    Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Rabu, 22/05/2013 08:47 WIB
      Salim Segaf Galau Melihat Kondisi PKS
      Gb Salim Segaf Al Jufri, anggota Majelis Syuro PKS, mengaku prihatin dengan kondisi partainya saat ini. Salim mengingatkan semua kader PKS kembali berpolitik bersih dan tidak berurusan dengan kasus korupsi.
    ProKontra Index »

    Usut Aiptu Labora, Polri Jangan Ciut Usut Rekening Gendut Jenderal

    Polisi sangat blak-blakan mengungkap kasus rekening gendut yang dimiliki oleh Anggota Polres Raja Ampat, Papua, Aiptu Labora Sitorus. Komisioner Kompolnas, Hamidah Abdurahman mengatakan Polri juga harus terbuka dan berani jika itu menyangkut rekening para jendral. Bila Anda setuju dengan pernyataan Hamidah Abdurahman, pilih Pro!
    Pro
    79%
    Kontra
    21%
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel