detikcom

Kisah Anwar Ibrahim dari Istana Sampai ke Penjara

Anes Saputra - detikNews
Selasa, 31/01/2012 07:21 WIB
Jakarta Mantan Wakil Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, berkisah tentang masa jaya dan terpuruknya saat menjadi pejabat Malaysia. Dia menceritakan kisah kehidupannya saat di istana sampai ke penjara.

"Saya pernah diletakkan sebagai Pemangku Perdana Menteri, yang tertinggi di negara dengan bintang gemerlapan terselit di dada," kata Anwar dalam pidato kebudayaan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (30/01/2012).

Dijelaskan Anwar, pada saat itu tidak ada makanan yang tidak enak yang dia makan lantaran tinggal di istana. Soal pemberian nama makan kala di istana lebih akrab ditelinganya 'santapan' daripada 'makanan'.

Namun, semua itu berubah saat dia dijebloskan ke penjara. Badannya tak lagi bugar, serta makanan yang dia makan pun dicampakkan pakai plastik, seperti binatang.

"Dari bintang gemerlap, ditelanjang bulat," ungkap Anwar.

Kendatipun demikian, Anwar tetap bersyukur dengan mengambil hikmah dari apa yang telah menimpanya. Sekaligus menjadikan pengalaman itu sebagai dasar dalam bertindak.

"Maknanya kita bukan saja bicara soal derita, bukan saja bicara soal kemiskinan, bukan saja kita bicara soal kebebasan dan ketidakadilan. Kita telah merasakan. Dan merasakan itu harus mengajak kita supaya jangan sampai ada satu orang pun rakyat yang paling miskin terbiar atau terpinggir yang merasakan derita yang telah kita rasakan," tandas Anwar.

(did/did)

Share:


Komentar (0 Komentar)

    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login

    Redaksi: redaksi[at]detik.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    Lapsus Index »
    Cari Penawaran Terbaik di Sini
    Info Promosi Travel