Ramadhan: Akar Rumput Masih Mengelu-elukan Anas
Senin, 30/01/2012 00:19 WIB
Ramadhan Pohan
Jakarta
Banyaknya pemberitan negatif tentang Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, dinilai sangat berbeda dengan respons konstituen partai penguasa itu di akar rumput. Di beberapa daerah, nama Anas dan Sekjen Edhie Baskoro Yudhoyono masih dielu-elukan konstituen partai berlambang mercy itu.
"Belum sampai sepekan lalu, saya mendampingi ketua umum dan sekjen ke Palembang, itu 150 ribu peserta berdasarkan kupon, lebih dari itu yang datang dan mereka mengelukan Ibas dan Anas," kata Wasekjen DPP PD, Ramadhan Pohan, di sela-sela Malam Budaya Rakyat Merdeka 2012 di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (29/1/2012) malam.
"Kalau dilihat dari situ tidak ada penentangan apapun dari publik terhadap gonjang ganjing yang ada di media," sambung Ramadhan yang mengaku belum bisa menafsirkan lebih lanjut fenomena tersebut.
Mengenai nama Anas yang sering disebut saksi di persidangan kasus Nazaruddin, Ramadhan megatakan, pihaknya menyerahkan itu kepada proses hukum. Dia juga meminta semua pihak menjunjung tinggi asa praduga tak bersalah.
"Ketika disebut-sebut, itu harus diperkuat dengan minimal dua alat bukti, dan saat ini kan belum terbukti. Jadi kita harus tetap yakin Pak Anas itu bukan terperiksa, tersangka, terdakwa apalagi terpidana. Tetapi risiko politik itu barangkali harus seperti itu, serangan-serangan, informasi tidak benar, fitnah bertebaran," ujarnya.
(lrn/lrn)
"Belum sampai sepekan lalu, saya mendampingi ketua umum dan sekjen ke Palembang, itu 150 ribu peserta berdasarkan kupon, lebih dari itu yang datang dan mereka mengelukan Ibas dan Anas," kata Wasekjen DPP PD, Ramadhan Pohan, di sela-sela Malam Budaya Rakyat Merdeka 2012 di Balai Sudirman, Jakarta Selatan, Minggu (29/1/2012) malam.
"Kalau dilihat dari situ tidak ada penentangan apapun dari publik terhadap gonjang ganjing yang ada di media," sambung Ramadhan yang mengaku belum bisa menafsirkan lebih lanjut fenomena tersebut.
Mengenai nama Anas yang sering disebut saksi di persidangan kasus Nazaruddin, Ramadhan megatakan, pihaknya menyerahkan itu kepada proses hukum. Dia juga meminta semua pihak menjunjung tinggi asa praduga tak bersalah.
"Ketika disebut-sebut, itu harus diperkuat dengan minimal dua alat bukti, dan saat ini kan belum terbukti. Jadi kita harus tetap yakin Pak Anas itu bukan terperiksa, tersangka, terdakwa apalagi terpidana. Tetapi risiko politik itu barangkali harus seperti itu, serangan-serangan, informasi tidak benar, fitnah bertebaran," ujarnya.
(lrn/lrn)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 08:47 WIB
Grasi Corby Diharapkan Dapat Memudahkan Masalah WNI di Luar Negeri
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
218 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 6,047.000
- Rp 901.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
