Prijanto Ngotot Akan Jelaskan Alasan Mundur ke DPRD DKI
Sabtu, 28/01/2012 18:14 WIB
Jakarta
Berbagai opini bermunculan terkait sikap Wakil Gubernur DKI Jakarta Prijanto yang keukeuh ingin menjelaskan alasan pengunduran dirinya di hadapan politisi Kebon Sirih. Padahal, sebagian menilai hal itu tidak perlu lagi dilakukan oleh mantan Aster KASAD itu karena alasan sudah terlampir dalam surat pengunduran diri yang diajukan sebelumnya.
"Rapat paripurna yang diadakan itu kan karena saya memohon mundur. Jadi konteksnya mesti menjelaskan alasan saya mundur. Dengan demikian seluruh anggota mendengarkan," tegas Prijanto dalam perbincangannya dengan detikcom, Sabtu (28/1/2012).
Prijanto menjelaskan, setelah anggota dewan mendengar alasan pengunduruan diri yang ia ajukan, tahapan selanjut adalah anggota bersama fraksinya masing-masing berkumpul dan membuat tanggapan yang namanya tanggapan fraksi.
Setelah selesai tahapan itu, kemudian tanggapan itu diutarakan dalam rapat paripurna, untuk kemudian diambil keputusan oleh pimpinan dewan seluruhnya.
"Lalu keputusan dewan itu dilaporkan ke Presiden. Begitu mekanismenya," jelasnya.
Nah, lanjutnya, kalau ia tak mengutarakan apapun dalam paripurna tersebut, bagaimana mungkin anggota dewan maupun fraksi bisa menanggapi pilihannya untuk mundur. Yang ada malah tanggapan itu tidak bisa dipertanggungjawaban dan hanya mengandung opini semata.
"Sekarang, kalau saya nggak pernah jelaskan apa-apa, lah terus anggota dewan itu bakal menanggapi apa," kritik pria kelahiran Ngawi ini.
Ia pun meminta para pakar yang ikut mengomentari sikapnya tersebut, lebih baik tidak asal bicara.
"Kalau ada pakar yang komentari seperti itu, berarti orang itu nggak pernah baca Undang-undang. Sebab dalam UU Nomor 32 tahun 2004, pasal 26 ayat 2 mengatakan dalam melaksanakan tugasnya wakil kepala daerah itu bertanggungjawab kepada kepala daerah bukan ke DPRD. Jadi tolonglah jangan buat atmosfer yang meresahkan masyarakat. Pakar itu mesti pinter," jelasnya.
Prijanto pun memastikan dirinya akan kembali hadir dan menjelaskan, alasannya mengundurkan diri di hadapan DPRD.
"Saya akan tetap hadir dan itu juga merupakan tuntutan dalam hukum tata negara," tambahnya.
Terkait batalnya paripurna beberapa waktu lalu, Prijanto mengaku memang tidak ingin menjelaskan alasan pengunduran dirinya jika seluruh anggota DPRD DKI Jakarta tidak hadir. Maka dari itu ia pun meyakinkan pimpinan DPRD bahwa rapat itu memang tidak bisa dilanjutkan.
"Justru saya yang bilang rapat itu nggak bisa dilanjutkan karena nggak korum. Bukan saya ingin ngomong kemarin sore, saya juga nggak mau kalau ngomong kalau tidak ke semua anggota dewan," jelasnya,
Ia pun memohon agar dalam rapat paripurna ke depan diberi kesempatan berbicara tentang alasannya mengajukan surat pengunduran diri.
"Sebab, wakil bupati Garut Diky Chandra itu mekanismenya juga begitu. Sekarang logikanya demikian," tandasnya.
(lia/her)
"Rapat paripurna yang diadakan itu kan karena saya memohon mundur. Jadi konteksnya mesti menjelaskan alasan saya mundur. Dengan demikian seluruh anggota mendengarkan," tegas Prijanto dalam perbincangannya dengan detikcom, Sabtu (28/1/2012).
Prijanto menjelaskan, setelah anggota dewan mendengar alasan pengunduruan diri yang ia ajukan, tahapan selanjut adalah anggota bersama fraksinya masing-masing berkumpul dan membuat tanggapan yang namanya tanggapan fraksi.
Setelah selesai tahapan itu, kemudian tanggapan itu diutarakan dalam rapat paripurna, untuk kemudian diambil keputusan oleh pimpinan dewan seluruhnya.
"Lalu keputusan dewan itu dilaporkan ke Presiden. Begitu mekanismenya," jelasnya.
Nah, lanjutnya, kalau ia tak mengutarakan apapun dalam paripurna tersebut, bagaimana mungkin anggota dewan maupun fraksi bisa menanggapi pilihannya untuk mundur. Yang ada malah tanggapan itu tidak bisa dipertanggungjawaban dan hanya mengandung opini semata.
"Sekarang, kalau saya nggak pernah jelaskan apa-apa, lah terus anggota dewan itu bakal menanggapi apa," kritik pria kelahiran Ngawi ini.
Ia pun meminta para pakar yang ikut mengomentari sikapnya tersebut, lebih baik tidak asal bicara.
"Kalau ada pakar yang komentari seperti itu, berarti orang itu nggak pernah baca Undang-undang. Sebab dalam UU Nomor 32 tahun 2004, pasal 26 ayat 2 mengatakan dalam melaksanakan tugasnya wakil kepala daerah itu bertanggungjawab kepada kepala daerah bukan ke DPRD. Jadi tolonglah jangan buat atmosfer yang meresahkan masyarakat. Pakar itu mesti pinter," jelasnya.
Prijanto pun memastikan dirinya akan kembali hadir dan menjelaskan, alasannya mengundurkan diri di hadapan DPRD.
"Saya akan tetap hadir dan itu juga merupakan tuntutan dalam hukum tata negara," tambahnya.
Terkait batalnya paripurna beberapa waktu lalu, Prijanto mengaku memang tidak ingin menjelaskan alasan pengunduran dirinya jika seluruh anggota DPRD DKI Jakarta tidak hadir. Maka dari itu ia pun meyakinkan pimpinan DPRD bahwa rapat itu memang tidak bisa dilanjutkan.
"Justru saya yang bilang rapat itu nggak bisa dilanjutkan karena nggak korum. Bukan saya ingin ngomong kemarin sore, saya juga nggak mau kalau ngomong kalau tidak ke semua anggota dewan," jelasnya,
Ia pun memohon agar dalam rapat paripurna ke depan diberi kesempatan berbicara tentang alasannya mengajukan surat pengunduran diri.
"Sebab, wakil bupati Garut Diky Chandra itu mekanismenya juga begitu. Sekarang logikanya demikian," tandasnya.
(lia/her)
Baca Juga
- Mundur Jadi Wagub, Prijanto Tak Perlu Beri Penjelasan
- Nukilan Buku Prijanto (4)
Mengurai Kemacetan a la Wagub dan Cerita Prijanto Lainnya - Nukilan Buku Prijanto (3)
Tunjangan Pegawai, Antara Pertemanan & Kinerja - Nukilan Buku Prijanto (2)
Peristiwa Menyesakkan Bagi Prijanto Atas Foke - Nukilan Buku Prijanto (1)
Kenapa Saya Mundur dari Wagub DKI Jakarta
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
218 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
