Detik.com News
Detik.com
Jumat, 27/01/2012 16:15 WIB

Buruh Demo, Kawasan Industri Ejip Cikarang Lumpuh

Rengga Sancaya - detikNews
 Buruh Demo, Kawasan Industri Ejip Cikarang Lumpuh
Jakarta - Selain di tol Cikampek, buruh melakukan demo di kawasan industri Ejip, Cikarang. Akibatnya, kawasan itu menjadi lumpuh. Tidak ada kendaraan umum dan mobil pribadi yang melintas.

Pantauan detikcom, Jumat (27/1/2012) pukul 15.45 WIB, ribuan buruh menutup jalan ke arah kawasan Ejip Cikarang, Kabupaten Bekasi. Buruh menuntut kenaikan UMK sesuai dengan SK Gubernur Jabar.

Keheningan ini tepatnya di badan jalan Cibarusah Raya, Cikarang. Buruh mulai melakukan aksinya dari pintu gerbang tol Cikarang hingga depan kawasan industri Ejip.

Aksi ini membuat hampir seluruh pabrik di kawasan Ejip tutup. Ratusan polisi berjaga-jaga di kawasan industri itu.

Demo serupa juga terjadi di kawasan industri di Hyundai, M2100, Lippo Cikarang, Jababeka. Jumlah pabrik industri di Bekasi sekitar 5.000 unit.





Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nik/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%