detikcom
Jumat, 27/01/2012 15:45 WIB

Wow! Terminal & Stasiun KA akan Dilengkapi Rusun & Mal

Ramadhian Fadillah - detikNews
Jakarta - Wapres Boediono menggelar rapat untuk mengatasi kemacetan di Jakarta. Selain membahas cara mengurai macet, dibicarakan juga penataan kota. Diantaranya membangun fasilitas umum yang teritegrasi dengan Terminal Bus dan Stasiun Kereta Api.

"Janganlah terminal itu seperti dulu, kalau bisa dia ada mal-nya, ditata supaya itu juga menjadi sentral," ujar Menhub EE Mangindaan usai rapat di Kantor Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jumat (27/1/2012).

Sementara di Stasiun KA, bisa dibangun rumah susun. Selain untuk masyarat, Rusun ini juga bisa digunakan untuk tempat tinggal masinis.

"Jadi petugasnya tidak harus pulang ke rumahnya di Bekasi. Jadi harus kombinasi seperti itu," terang menteri asal Demokrat ini.

Menurutnya perlu segera diupayakan sarana transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat Jakarta. Dia juga berharap pembangunan kereta ke Tanjung Priok dan ke Bandara Soetta. Pembangunan KRL diharapkan mampu mengatasi kemacetan.

"Jangan sampai kita terlambat sehingga nanti jadi lebih macet lagi dan kelihatanya titik terang ada," tutupnya.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(rdf/gun)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close