detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 02:36 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 27/01/2012 15:10 WIB

Kapolda: Su Ngaku Setubuhi Mahasiswi di Kebayoran Lama Suka Sama Suka

E Mei Amelia R - detikNews
Jakarta - Su (23) mengaku berhubungan badan dengan mahasiswi kebinanan J (18) atas dasar suka sama suka, bukan memperkosa. Persetubuhan itu bahkan dilakukan 4 kali.

"Sudah empat kali malam itu. Ngakunya sama-sama suka. Itu pengakuan pelakunya," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab di Polda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (27/1/2012).

Menurut dia, apabila Su dan J melakukan hubungan badan suka sama suka maka tidak dapat dijerat pasal perkosaan. "Kan nggak ada paksaan. Kalau perkosaan itu ada paksaan," ujar Untung.

Untung mengimbau agar para perempuan yang pergi malam hari sebaiknya tidak sendirian.

"Kalau malam-malam pergi sama saudara, jangan sendiri-sendiri. Itu kan permasalahan sosial. Kita tidak bisa mencegah orang itu berkeliaran. Sebagian korban perkosaan juga ternyata nggak diperkosa, nah ini kita sidik, dia (J) laporan palsu nggak," papar Untung.

Dalam kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto membeberkan, pelaku Su telah dijemput tim Polda Metro Jaya di Solo dalam perjalanan menuju ke Pacitan.

Berdasarkan keterangan sementara, kata Rikwanto, Su alias Iwang mengaku satu kampung dengan J di Riau. "Baru 1-2 hari bertemu sebagai kawan. Dalam pertemanannya jalan-jalan, pulang kemalaman mampir di kosan temannya. Di kos itu terjadi persetubuhan suka sama suka. Sekali (bersetubuh), istirahat, kemudian dilanjutkan 3 kali," papar Rikwanto.

Dipaksa atau suka sama suka? "Suka sama suka. Pertama, dilakukan rebahan sama-sama kemudian buka baju satu per satu," jawab dia.

Rikwanto menekankan kejadian tersebut bukan perkosaan. "Setelah disetubuhi, bangun, mandi kemudian diantar oleh Saudara Iwang (Su) ke yang dikatakan TKP. Dia nunggu angkot. Di situ Iwang pulang, pelapor J mau pulang ke kos-kosannya dan mereka memang pisah di situ. Satu pulang ke tempatnya, yang satu pulang ke kos-kosannya," kata dia.

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(aan/nrl)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%