detikcom
Kamis, 26/01/2012 16:37 WIB

Dr Trihono: Angka Kematian Flu Babi Lebih Kecil Daripada Flu Burung

Nurvita Indarini - detikNews
Halaman 1 dari 4
Jakarta - Rohmat (18), warga Desa Ciodeng, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, tidak terbukti menderita flu burung. Berdasar pemeriksaan laboratorium Kemenkes, Rohmat terpapar flu babi (H1N1).

Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes Dr dr Trihono, MSc, angka kematian penderita flu babi lebih kecil ketimbang flu burung. Karena itu pihaknya menengarai Rohmat juga menderita penyakit lain sehingga menyebabkan dia meninggal dunia.

"Flu babi ini bisa dari manusia ke manusia. Di Meksiko juga terjadi begitu. Virus H1N1 ini cepat menyebar tetapi angka kematiannya kecil, tidak seperti flu burung. Saya kira R ini meninggal karena penyakit penyerta. Jadi penyebab kematiannya tidak tidak tunggal karena flu babi," terang Trihono.

Berikut ini wawancara detikcom dengan Trihono, Kamis (26/1/2012):

Benarkah Rohmat warga Tangerang meninggal karena flu babi?

Berdasarkan pemeriksaan memang ada H1N1. Flu babi atau swine flu itu istilahnya. Dulu asalnya memang dari situ (babi). Tapi karena sekarang bisa menular dari manusia ke manusia, maka bisa diderita oleh orang yang di sekelilingnya tidak ada babi.

Jadi bukan karena di sekitar pasien ada peternakan atau hewan babi?Next

Halaman 1 2 3 4

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(vit/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
61%
Kontra
39%