Patung 'Bahenol' di Pekanbaru Terus Menjadi Polemik
Kamis, 26/01/2012 15:57 WIB
Foto: Chaidir Anwar/detikcom
Pekanbaru
Persoalan patung yang menari di jantung kota Pekanbaru masih saja menjadi perhatian publik. Selain soal nama patung yang menjadi polemik, bahenolnya pantat patung juga menjadi sorotan.
Ingin melihat pantat patung yang bahenol dan terkesan erotis? Berkunjunglah ke Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau. Patung ini letaknya di pertigaan Jl Sudirman dengan Jl Gajah Mada yang lokasinya perisis di depan Kantor Gubernur Riau.
Patung tersebut baru saja usai dibangun sebulan ini dengan menampilkan dua sosok pria dan wanita yang tengah menari. Sang pria mengenakan peci dengan posisi di atas. Sedangkan patung wanita posisi di bawah dengan tubuh yang melentik. Melintiknya badan batung ini, membuat posisi pantatnya menjadi bahenol. Pantat patung yang terlihat montok itu, mengarah ke Kantor Gubernur Riau.
Urusan pantat bahenol ini dianggap patung yang erotis. Belahan pantat patung yang terlihat dengan jelas bagi masyarakat yang melintas di sana, menimbulkan protes dari berbagai pihak. Itulah gambaran masyarakat Pekanbaru yang saat ini meributkan urusan pantat montok sang patung penari itu.
"Patung itu tidak mencerminkan budaya Melayu, malah terkesan patung wanita itu sangat erotis. Coba lihat sendiri bagaimana patung wanita dibentuk sedemikian rupa hingga pantatnya bahenol yang membelakangi warga yang melintas di jalan tersebut," kata tokoh Budayawan Riau, Eddy Ahkmad RM kepada detikcom, Kamis (26/1/2012).
Menurut Eddy RM, sebaiknya keberadan patung dengan patat yang melentik itu ditinjau ulang. Paling tidak, harus ada renovasi kembali soal pantat patung yang dianggap aduhai itu.
"Kalau kita minta sebaiknya dirobohkan saja, patung itu sama dengan berhala. Tapi kalau tidak dirobohkan, paling tidak direnovasi kembali agar patung wanitanya tidak terlihat erotis," tegas Eddy RM.
Walau begitu tidak semua masyarakat sepakat jika patung ini di robohkan. Sebagian masyarakat menilai patung tersebut malah menambah cantik suasana kota Pekanbaru.
"Biar pantatnya bahenol, tetap saja patung itu menambah keindahan kota. Masak urusan pantat bahenol saja diributin. Kayak nggak ada kerjaan yang lain saja," ujar Rosmaini, seorang warga di Pekanbaru.
Urusan pantat patung ini memang menarik. Selain soal bahenolnya, warga lain mengkritik arah pantat itu ke Kantor Gubernur Riau. "Sudahlah pantat patung bahenol, masak mengarah ke Kantor Gubernur. Apa tidak tidak ada cara lain agar letak patung bisa sedikit sopan," kata Kurniadi warga lainnya dengan senyam-senyum.
Informasi yang dihimpun detikcom, patung penari ini merupakan karya seni dari I Nyoman Nuarta, ahli seni patung di Indonesia. Dan kabarnya, pembuatan patung yang tengah asyik menari ini menghabiskan dana Rp 4 miliar.
(cha/anw)
Ingin melihat pantat patung yang bahenol dan terkesan erotis? Berkunjunglah ke Pekanbaru, ibukota Provinsi Riau. Patung ini letaknya di pertigaan Jl Sudirman dengan Jl Gajah Mada yang lokasinya perisis di depan Kantor Gubernur Riau.
Patung tersebut baru saja usai dibangun sebulan ini dengan menampilkan dua sosok pria dan wanita yang tengah menari. Sang pria mengenakan peci dengan posisi di atas. Sedangkan patung wanita posisi di bawah dengan tubuh yang melentik. Melintiknya badan batung ini, membuat posisi pantatnya menjadi bahenol. Pantat patung yang terlihat montok itu, mengarah ke Kantor Gubernur Riau.
Urusan pantat bahenol ini dianggap patung yang erotis. Belahan pantat patung yang terlihat dengan jelas bagi masyarakat yang melintas di sana, menimbulkan protes dari berbagai pihak. Itulah gambaran masyarakat Pekanbaru yang saat ini meributkan urusan pantat montok sang patung penari itu.
"Patung itu tidak mencerminkan budaya Melayu, malah terkesan patung wanita itu sangat erotis. Coba lihat sendiri bagaimana patung wanita dibentuk sedemikian rupa hingga pantatnya bahenol yang membelakangi warga yang melintas di jalan tersebut," kata tokoh Budayawan Riau, Eddy Ahkmad RM kepada detikcom, Kamis (26/1/2012).
Menurut Eddy RM, sebaiknya keberadan patung dengan patat yang melentik itu ditinjau ulang. Paling tidak, harus ada renovasi kembali soal pantat patung yang dianggap aduhai itu.
"Kalau kita minta sebaiknya dirobohkan saja, patung itu sama dengan berhala. Tapi kalau tidak dirobohkan, paling tidak direnovasi kembali agar patung wanitanya tidak terlihat erotis," tegas Eddy RM.
Walau begitu tidak semua masyarakat sepakat jika patung ini di robohkan. Sebagian masyarakat menilai patung tersebut malah menambah cantik suasana kota Pekanbaru.
"Biar pantatnya bahenol, tetap saja patung itu menambah keindahan kota. Masak urusan pantat bahenol saja diributin. Kayak nggak ada kerjaan yang lain saja," ujar Rosmaini, seorang warga di Pekanbaru.
Urusan pantat patung ini memang menarik. Selain soal bahenolnya, warga lain mengkritik arah pantat itu ke Kantor Gubernur Riau. "Sudahlah pantat patung bahenol, masak mengarah ke Kantor Gubernur. Apa tidak tidak ada cara lain agar letak patung bisa sedikit sopan," kata Kurniadi warga lainnya dengan senyam-senyum.
Informasi yang dihimpun detikcom, patung penari ini merupakan karya seni dari I Nyoman Nuarta, ahli seni patung di Indonesia. Dan kabarnya, pembuatan patung yang tengah asyik menari ini menghabiskan dana Rp 4 miliar.
(cha/anw)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
218 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
