detikcom
Rabu, 25/01/2012 15:40 WIB

Polisi Buru Pelaku Kerusuhan dan Pembakaran Rumah di Lampung

Laurencius Simanjuntak - detikNews
Jakarta - Proses hukum dalam kejadian kerusuhan dan pembakaran rumah di Lampung terus dilakukan oleh polisi. Bekerja sama dengan Pemda, polisi sedang menyelidiki penyebab tindakan anarkis tersebut.

"Justru itulah sekarang sedang kita selidiki. Kita dalami. Kita libatkan pemerintah daerah, apa masalahnya. Tentunya penyelidikan jalan terus.," tutur Kapolri Jenderal Timor Pradopo di Istana Negara, Jl Medan Merdeka utara, Jakarta Pusat, Rabu (25/1/2012).

Saat disinggung soal rencana penambahan pasukan, Timur mengatakan sifatnya situasional. Saat ini kondisi di lokasi kerusuhan.

"Disesuaikan dengan dinamika. Kalau sekarang kapolda kan sudah menyatakan kondusif," jelasnya.

Timur meminta jangan mengait-kaitkan kerusuhan itu dengan konflik horizontal. Masih butuh waktu proses untuk mengevaluasi kejadian ini.

Pada hari Selasa (24/1) terjadi peristiwa pembakaran yang diduga masih buntut dari peristiwa bentrok di hari Minggu. Peristiwa terjadi pada pukul 11.00-14.00 WIB menyebabkan 48 rumah terbakar, 27 rumah rusak berat, 8 motor terbakar, 4 traktor terbakar,dan 6 rumah rusak ringan. Selain itu 4 orang luka-luka, masing-masing dua dari dari warga Desa Kota Dalam dan Desa Napal.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(gah/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
70%
Kontra
30%