Anggota DPR: BUMN Jangan Bikin Mobil Komersial, Bikin Alutsista Saja
Rabu, 25/01/2012 14:59 WIB
Jakarta
Komisi VI DPR berharap produksi mobnas diserahkan saja ke swasta nasional.
Anggota Komisi VI DPR Ferrari Romawi mengingatkan Kementerian BUMN untuk tidak ikut-ikutan demam mobil nasional. BUMN diharapkan konsentrasi pada fungsi dan bidang utamanya.
"BUMN jangan ikut-ikutan bikin mobil. Serahkan saja mobnas ke swasta nasional. Serahkan mobnas ke Esemka," kata Ferrari dalam rapat kerja dengan Kementerian BUMN, Walikota Solo Joko Widodo dan Kementerian Perindustrian di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (25/1).
Ferrari mengusulkan agar PT Inka dan juga PT Dirgantara Indonesia untuk tidak tergiur membuat mobil.
"Saya ingatkan agar BUMN konsentrasi sesuai bidangnya. Inka bagaimana membuat kereta cepat, konsentrasi saja di sana. PTDI bikin pesawat atau helikopter, jangan membuat mobil atau sebelumnya bikin panci," kata anggota Fraksi Demokrat sambil tertawa.
"Saya malah menginginkan agar BUMN ini membuat alat-alat keperluan pertahanan. Anggarannya dari APBN. Kalau bikin mobnas kemudian anggarannya dari APBN, kalau rugi babagaimana," kata Ferrari.
;
Sementara, Menurut Ketua Komisi VI DPR Airlangga Hartarto, semangat yang dibawa fenomena mobil Emka tidak boleh disia-siakan untuk mendukung program industrialisasi mobil nasional. Dilihat dari keberpihakan industri yang sifatnya berdikari, khusus industri otomotif dan industri secara keseluruhan perlu didukung.
(nwk/nwk)
Anggota Komisi VI DPR Ferrari Romawi mengingatkan Kementerian BUMN untuk tidak ikut-ikutan demam mobil nasional. BUMN diharapkan konsentrasi pada fungsi dan bidang utamanya.
"BUMN jangan ikut-ikutan bikin mobil. Serahkan saja mobnas ke swasta nasional. Serahkan mobnas ke Esemka," kata Ferrari dalam rapat kerja dengan Kementerian BUMN, Walikota Solo Joko Widodo dan Kementerian Perindustrian di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (25/1).
Ferrari mengusulkan agar PT Inka dan juga PT Dirgantara Indonesia untuk tidak tergiur membuat mobil.
"Saya ingatkan agar BUMN konsentrasi sesuai bidangnya. Inka bagaimana membuat kereta cepat, konsentrasi saja di sana. PTDI bikin pesawat atau helikopter, jangan membuat mobil atau sebelumnya bikin panci," kata anggota Fraksi Demokrat sambil tertawa.
"Saya malah menginginkan agar BUMN ini membuat alat-alat keperluan pertahanan. Anggarannya dari APBN. Kalau bikin mobnas kemudian anggarannya dari APBN, kalau rugi babagaimana," kata Ferrari.
;
Sementara, Menurut Ketua Komisi VI DPR Airlangga Hartarto, semangat yang dibawa fenomena mobil Emka tidak boleh disia-siakan untuk mendukung program industrialisasi mobil nasional. Dilihat dari keberpihakan industri yang sifatnya berdikari, khusus industri otomotif dan industri secara keseluruhan perlu didukung.
(nwk/nwk)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Jumat, 25/05/2012 21:41 WIB
Longsor di Gunung Gede Bogor, 8 Penambang Tewas Tertimbun
-
Jumat, 25/05/2012 21:23 WIB
Kejagung Janji Putuskan Nasib Sisminbakum Pekan Depan
-
Jumat, 25/05/2012 20:30 WIB
Komisi II akan Minta Penjelasan Kemendagri Soal Kematian Praja IPDN
-
Jumat, 25/05/2012 20:13 WIB
Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
-
Jumat, 25/05/2012 19:44 WIB
Kemendagri Siap Buktikan Keppres Pemberhentian Agusrin Tak Cacat Hukum
-
Jumat, 25/05/2012 22:07 WIB
Jika di Posisi SBY, Mahfud MD Tak akan Berikan Grasi untuk Corby
-
Jumat, 25/05/2012 21:23 WIB
Kejagung Janji Putuskan Nasib Sisminbakum Pekan Depan
-
Jumat, 25/05/2012 20:13 WIB
Motor Pelaku Penembak Satpam Ditemukan di Tepi Hutan IPB
-
Jumat, 25/05/2012 20:30 WIB
Komisi II akan Minta Penjelasan Kemendagri Soal Kematian Praja IPDN
-
707 Komentar
-
275 Komentar
-
242 Komentar
-
234 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 2,847.000
- Rp 6,047.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
