DPR Pantau Kualitas Pesawat Kepresidenan RI
Rabu, 25/01/2012 07:26 WIB
aerospace-technology.com
Jakarta
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tak mengurusi teknis pembelian pesawat boeing business jet 2 untuk kepresidenan. Namun, para legislator berjanji akan memantau kualitas pesawat yang dibeli, apakah sesuai dengan kesepakatan semula.
"Kita hanya terima gelondongan, nanti kita lihat dan uji apakah sudah sesuai kesepakatan," kata Wakil Ketua Komisi II, Ganjar Pranowo kepada detikcom, Rabu (25/1/2012).
Menurut Ganjar, dalam rapat dengar pendapat bersama Mensesneg Sudi Silalahi Selasa (24/1) kemarin, tidak dibahas secara detil mengenai pesawat. DPR hanya mengkonfirmasi ulang apa yang menjadi temuan BPK terkait pembelian itu.
"Belum sampai teknis, kemarin baru cerita soal delivery, sudah sampai di mana," terangnya.
Sejak awal, DPR memang setuju pengadaan ini dilakukan. Sebab pemerintah berjanji bisa menghemat anggaran perjalanan kepresidenan ke luar kota atau luar negeri dengan adanya pesawat tersebut.
"Tapi intinya mereka sudah order dari sana dan sudah renegosiasi," jelas politisi PDIP ini.
DPR juga menganggap pesawat tersebut layak digunakan untuk presiden. Meski begitu, masih perlu ada modifikasi di bagian keamanan dan interior.
Sudi sebelumnya mengatakan, proses serah terima pesawat green aircraft tersebut sudah dilakukan pada 20 Januari 2012 lalu. Saat ini, proses perbaikan interior dan keamanan pesawat masih digarap oleh tim teknis.
Bila semua lancar, diperkirakan awal tahun 2013, Indonesia sudah memiliki pesawat kepresidenan. Nilai pesawat disebut Sudi mencapai US$ 58 juta.
(mad/ahy)
"Kita hanya terima gelondongan, nanti kita lihat dan uji apakah sudah sesuai kesepakatan," kata Wakil Ketua Komisi II, Ganjar Pranowo kepada detikcom, Rabu (25/1/2012).
Menurut Ganjar, dalam rapat dengar pendapat bersama Mensesneg Sudi Silalahi Selasa (24/1) kemarin, tidak dibahas secara detil mengenai pesawat. DPR hanya mengkonfirmasi ulang apa yang menjadi temuan BPK terkait pembelian itu.
"Belum sampai teknis, kemarin baru cerita soal delivery, sudah sampai di mana," terangnya.
Sejak awal, DPR memang setuju pengadaan ini dilakukan. Sebab pemerintah berjanji bisa menghemat anggaran perjalanan kepresidenan ke luar kota atau luar negeri dengan adanya pesawat tersebut.
"Tapi intinya mereka sudah order dari sana dan sudah renegosiasi," jelas politisi PDIP ini.
DPR juga menganggap pesawat tersebut layak digunakan untuk presiden. Meski begitu, masih perlu ada modifikasi di bagian keamanan dan interior.
Sudi sebelumnya mengatakan, proses serah terima pesawat green aircraft tersebut sudah dilakukan pada 20 Januari 2012 lalu. Saat ini, proses perbaikan interior dan keamanan pesawat masih digarap oleh tim teknis.
Bila semua lancar, diperkirakan awal tahun 2013, Indonesia sudah memiliki pesawat kepresidenan. Nilai pesawat disebut Sudi mencapai US$ 58 juta.
(mad/ahy)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru
Indeks Berita »
-
Minggu, 27/05/2012 08:22 WIB
Timses Hidayat-Didik Sambut Baik Keinginan Foke Ikut Debat Cagub DKI
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 07:22 WIB
Menengok Kehidupan di Pulau Terluar Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 07:43 WIB
Komwas PD: Penghadangan Anas Tak Lepas Dari Masalah Internal DPD Malut
-
Minggu, 27/05/2012 06:10 WIB
Mengenal Mutiarani, Siswi dengan Nilai UN Tertinggi se-Indonesia
-
Minggu, 27/05/2012 05:27 WIB
Hidayat-Didik Mendapat Dukungan dari Warga Jakarta di Jepang
-
Minggu, 27/05/2012 04:05 WIB
Mayat Tinggal Tengkorak Ditemukan di Kebon Jeruk
-
284 Komentar
-
237 Komentar
-
220 Komentar
-
218 Komentar
Lapsus
Index »
-
Rabu, 23/05/2012 09:06 WIB
Jejak Trimarga dari Mega Hingga SBY
-
Selasa, 22/05/2012 08:53 WIB
Kisah Si Penyambung Lidah Sukhoi
-
Selasa, 22/05/2012 14:27 WIB
Andi Arief: Gunung Padang Tunjukkan Apakah Dulu Ada Peradaban Maju
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
- Rp 901.000
- Rp 575.000
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer






Sending your message



.gif)

_2.gif)
_3.gif)
