detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 02:56 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 24/01/2012 18:03 WIB

Dubes AS Ziarah ke Makam Gus Dur

Tamam Mubarok - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: Tamam Mubarok/detikcom
Jombang - Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Scot Marciel berziarah ke makam Gus Dur di komplek Ponpes Tebuireng, Jombang, Jawa Timur. Dalam ziarahnya, Scot memberikan apresiasi Gus Dur sebagai sosok yang toleran dengan semua kelompok.

Setibanya di Ponpes Tebuireng, Scot yang didampingi oleh Konjen AS untuk Surabaya, Kristen F Bauer, langsung disambut hangat oleh pengasuh pondok, KH Shalahuddin Wahid. Usai berbincang-bincang, rombongan langsung berziarah ke makam Gus Dur.

Dalam ziarahnya, Scot menaburkan bunga di atas makam Gus Dur sembari berdoa dengan hening. Setelah berziarah, Scot langsung mengikuti seminar yang bertajuk "Peran Amerika dalam Toleransi Agama" di Gedung Yusuf Hasyim yang tak jauh dari komplek makam.

Dalam seminar ini, Scot mengatakan, dia sangat mengapresiasi terhadap Gus Dur. Berkat ajaran mantan presiden ke-4 RI ini, semua umat beragama bisa hidup dengan damai dan tidak ada kesenjangan sosial.

"Orang Amerika harus banyak belajar kepada Gus Dur dalam hal toleransi antar umat beragama," katanya saat menjadi pembicara dalam seminar tersebut, Selasa (24/1/2012).

Dia menjelaskan, sebelum dirinya bertugas di Indonesia, dia sudah membaca banyak tentang Gus Dur. Menurutnya, Gus Dur adalah sosok yang harus ditiru oleh rakyat Amerika karena sikap toleransinya kepada semua golongan.

"Ajaran Gus Dur harus banyak ditiru warga Amerika. Di Amerika sendiri sangat menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi antar umat beragama," ujarnya dalam bahasa Inggris.Next

Halaman 1 2

Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fat/anw)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%