detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 08:10 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 24/01/2012 11:31 WIB

Bocorkan Informasi Rahasia, Eks Pejabat CIA Terancam 20 Tahun Bui

Novi Christiastuti Adiputri - detikNews
Halaman 1 dari 2
John Kiriakou (Troy Page/truthout)
Washington - Seorang mantan pejabat badan intelijen Amerika Serikat (AS), Central Intelligence Agency (CIA), harus diadili karena membocorkan sejumlah informasi rahasia ke publik. Dia pun terancam hukuman 20 tahun penjara akibat perbuatan tersebut.

John Kiriakou, nama mantan pejabat CIA tersebut, dikenai tuduhan pelanggaran undang-undang intelijen dengan membeberkan identitas agen CIA yang tengah menyamar, membocorkan informasi rahasia dan berbohong kepada badan peninjauan publikasi CIA.

Kiriakou bertugas di CIA mulai tahun 1990 hingga 2004. Pria ini pernah mengungkapkan kepada publik soal proses interogasi waterboarding yang diterapkan pada pimpinan Al-Qaeda Abu Zubaydah. Selain itu, dia juga membocorkan informasi rahasia dan identitas 2 agen CIA kepada wartawan.

Atas perbuatannya ini, Kiriakou terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara jika terbukti bersalah atas semua tuduhan.

"Menjaga informasi rahasia, termasuk identitas agen CIA yang terlibat dalam operasi sensitif, adalah hal yang penting demi menjaga keselamatan agen intelijen kita dan melindungi keamanan nasional," ujar Jaksa Agung Eric Holder dalam pernyataannya seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (24/1/2012).

"Dakwaan yang diumumkan hari ini demi memperkuat komitmen Departemen Kehakiman untuk meminta pertanggungjawaban terhadap siapapun yang melanggar tugas dan kewajiban dengan membeberkan informasi sensitif dan rahasia," imbuhnya.

Kiriakou menarik perhatian publik setelah melakukan wawancara dengan ABC News pada Desember 2007 silam. Dalam wawancara tersebut, Kiriakou merupakan pejabat AS pertama yang membeberkan interogasi waterboarding terhadap Abu Zubaydah, suatu teknik interogasi dengan menenggelamkan tersangka ke dalam air. Teknik waterboarding sendiri masih menuai pro kontra karena dianggap sebagai bentuk penyiksaan yang melanggar HAM.Next

Halaman 1 2

Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(nvc/ita)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%