detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 15:44 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 24/01/2012 08:52 WIB

Jangan Cuma Razia, Awasi Ketat Bahan Dasar Pembuatan Ekstasi video foto

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Polisi diminta tidak hanya gencar melakukan razia narkotika. Yang tidak kalah penting, polisi juga harus mampu mengawasi dengan ketat peredaran bahan baku pembuatan shabu-shabu ataupun ekstasi.

Hal ini disampaikan Kriminolog UI, Adrianus Meliala saat berbincang dengan detikcom, Selasa (24/1/2012).

Adrianus memberikan apresiasi pada Mabes Polri dan BNN dalam memberantas Narkoba. Terbukti, mereka mampu beberapa kali membongkar jaringan atau pabrik pembuatan barang haram tersebut.

Namun untuk pengawasan bahan baku barang-barang tersebut, Adrianus melihat masih ada kelemahan. Peredaran bahan baku itu tidak terawasi dengan baik.

Bahan baku pembuatan barang terlarang itu, tidak semuanya dilarang. Ada yang masuk daftar ilegal, tapi ada juga yang legal.

"Justru yang susah adalah menjaga yang legal," kata Adrianus.

Bahan baku legal ini justru suka diselewengkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Ada bahan baku yang tidak terpakai dalam pembuatan suatu obat, oleh sejumlah pihak, dimodifikasi menjadi obat-obatan terlarang.

Adrianus pun mendesak supaya sejumlah pihak bekerja sama memantau penggunaan bahan baku narkoba. "Kementerian Perdagangan, BPOM dan Kementerian Kesehatan harus mengawasi ketat bahan-bahan ini," tandasnya.

Sebelumnya, mobil Xenia yang dikendarai oleh Afriyani Susanti menabrak pejalan kaki di Tugu Tani, Jakarta, Minggu (21/1) lalu. Peristiwa ini mengakibatkan sembilan nyawa melayang. Saat mengendarai mobil itu, Afriyani tengah dalam pengaruh pil ekstasi.


Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(mok/feb)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%