detikcom
Selasa, 24/01/2012 08:52 WIB

Jangan Cuma Razia, Awasi Ketat Bahan Dasar Pembuatan Ekstasi video foto

Moksa Hutasoit - detikNews
Jakarta - Polisi diminta tidak hanya gencar melakukan razia narkotika. Yang tidak kalah penting, polisi juga harus mampu mengawasi dengan ketat peredaran bahan baku pembuatan shabu-shabu ataupun ekstasi.

Hal ini disampaikan Kriminolog UI, Adrianus Meliala saat berbincang dengan detikcom, Selasa (24/1/2012).

Adrianus memberikan apresiasi pada Mabes Polri dan BNN dalam memberantas Narkoba. Terbukti, mereka mampu beberapa kali membongkar jaringan atau pabrik pembuatan barang haram tersebut.

Namun untuk pengawasan bahan baku barang-barang tersebut, Adrianus melihat masih ada kelemahan. Peredaran bahan baku itu tidak terawasi dengan baik.

Bahan baku pembuatan barang terlarang itu, tidak semuanya dilarang. Ada yang masuk daftar ilegal, tapi ada juga yang legal.

"Justru yang susah adalah menjaga yang legal," kata Adrianus.

Bahan baku legal ini justru suka diselewengkan oleh pihak tidak bertanggung jawab. Ada bahan baku yang tidak terpakai dalam pembuatan suatu obat, oleh sejumlah pihak, dimodifikasi menjadi obat-obatan terlarang.

Adrianus pun mendesak supaya sejumlah pihak bekerja sama memantau penggunaan bahan baku narkoba. "Kementerian Perdagangan, BPOM dan Kementerian Kesehatan harus mengawasi ketat bahan-bahan ini," tandasnya.

Sebelumnya, mobil Xenia yang dikendarai oleh Afriyani Susanti menabrak pejalan kaki di Tugu Tani, Jakarta, Minggu (21/1) lalu. Peristiwa ini mengakibatkan sembilan nyawa melayang. Saat mengendarai mobil itu, Afriyani tengah dalam pengaruh pil ekstasi.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(mok/feb)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
72%
Kontra
28%