Detik.com News
Detik.com
Senin, 23/01/2012 09:15 WIB

Video Beredar, Kecelakaan Maut Xenia yang Tewaskan 9 Orang Mengerikan!

Suci Dian Firani - detikNews
Video Beredar, Kecelakaan Maut Xenia yang Tewaskan 9 Orang Mengerikan!
Jakarta - Sebuah video pasca kecelakaan maut di Tugu Tani beredar luas di masyarakat. Video yang berdurasi selama 3 menit tersebut menunjukan detik-detik setelah kecelakaan maut yang menewaskan sembilan orang itu.

Dalam video tersebut nampak para korban tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan dan trotoar. Pagar pembatas jalan rusak dan halte hancur berserakan akibat ditabrak mobil Xenia dengan kecepatan 100 Km/jam.

Seorang pria berkaus merah terlihat membangunkan wanita yang tergeletak menggunakan kaus hitam. Tak jauh dari wanita berkaus hitam, seorang wanita juga ditemukan tewas dengan posisi telungkup menghantam trotoar. Sementara pria berkaus merah itu terus menggendong anak laki-lakinya yang telah tewas. Pria tersebut masih berusaha membangunkan anaknya dengan meminumkan botol susu.

Pengemudi mobil Xenia nampak keluar dari mobilnya dengan mengenakan atasan berwarna putih dan kerudung hitam. Wanita bertubuh tambun tersebut kemudian diamankan oleh polisi.

Di pinggir jalan, terlihat tiga pria yang mengenakan kaus dan celana pendek tewas mengenaskan dengan mengalami luka parah di kepala. Darah segar mengucur deras dari bagian belakang kepalanya.

Para korban tewas kemudian dinaikan ke mobil satpol PP untuk dibawa ke rumah sakit. Korban tewas dibawa ke RSCM untuk diotopsi, sementara korban luka-luka dilarikan ke RSPAD.

Polisi menetapkan Afriyani Susanti (29) sebagai tersangka dalam kecelakaan yang menewaskan 9 orang itu. Apriani ditahan di Polda Metro Jaya. Sedangkan tiga rekannya masih berstatus sebagai saksi.

Berdasarkan hasil tes urine, Afriyani dan ketiga rekannya positif gunakan sabu-sabu. Apriani Cs terancam dijerat dengan Undang-uddang Narkotika dan Psitropika.


(did/did)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
99%
Kontra
1%