detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 09:22 , Sumber : Radio Republik Indonesia

Senin, 23/01/2012 09:15 WIB

Video Beredar, Kecelakaan Maut Xenia yang Tewaskan 9 Orang Mengerikan!

Suci Dian Firani - detikNews
Jakarta - Sebuah video pasca kecelakaan maut di Tugu Tani beredar luas di masyarakat. Video yang berdurasi selama 3 menit tersebut menunjukan detik-detik setelah kecelakaan maut yang menewaskan sembilan orang itu.

Dalam video tersebut nampak para korban tergeletak bersimbah darah di pinggir jalan dan trotoar. Pagar pembatas jalan rusak dan halte hancur berserakan akibat ditabrak mobil Xenia dengan kecepatan 100 Km/jam.

Seorang pria berkaus merah terlihat membangunkan wanita yang tergeletak menggunakan kaus hitam. Tak jauh dari wanita berkaus hitam, seorang wanita juga ditemukan tewas dengan posisi telungkup menghantam trotoar. Sementara pria berkaus merah itu terus menggendong anak laki-lakinya yang telah tewas. Pria tersebut masih berusaha membangunkan anaknya dengan meminumkan botol susu.

Pengemudi mobil Xenia nampak keluar dari mobilnya dengan mengenakan atasan berwarna putih dan kerudung hitam. Wanita bertubuh tambun tersebut kemudian diamankan oleh polisi.

Di pinggir jalan, terlihat tiga pria yang mengenakan kaus dan celana pendek tewas mengenaskan dengan mengalami luka parah di kepala. Darah segar mengucur deras dari bagian belakang kepalanya.

Para korban tewas kemudian dinaikan ke mobil satpol PP untuk dibawa ke rumah sakit. Korban tewas dibawa ke RSCM untuk diotopsi, sementara korban luka-luka dilarikan ke RSPAD.

Polisi menetapkan Afriyani Susanti (29) sebagai tersangka dalam kecelakaan yang menewaskan 9 orang itu. Apriani ditahan di Polda Metro Jaya. Sedangkan tiga rekannya masih berstatus sebagai saksi.

Berdasarkan hasil tes urine, Afriyani dan ketiga rekannya positif gunakan sabu-sabu. Apriani Cs terancam dijerat dengan Undang-uddang Narkotika dan Psitropika.



Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(did/did)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
77%
Kontra
23%