detikcom
Selasa, 17/01/2012 14:30 WIB

Mahasiswa UVRI Makassar Bentrok

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Tawuran antar mahasiswa terjadi di kampus I Universitas Veteran Republik Indonesia (UVRI), di Jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar. Belum dilaporkan adanya korban dalam tawuran tersebut.

Tawuran ini bermula saat sekelompok mahasiswa berjaket almamater kuning yang berasal dari kampus III UVRI di Jalan WR Supratman, Makassar, Selasa (17/1/2012) datang menyerang kampus I di Jl Bawakaraeng. Beberapa pelaku penyerang yang menggunakan seragam loreng organisasi pemuda bahkan mengeluarkan sangkur untuk mengancam mahasiswa UVRI.

Saat massa penyerang melempari gedung-gedung perkantoran Kampus I UVRI, puluhan mahasiswa yang berada di kampus I tidak tinggal diam. Mereka membalas serangan dan berhasil memukul mundur massa penyerang.

Tawuran ini dipicu sengketa kepemilikan dan pengelolaan kampus UVRI antara Yayasan Karya Dharma Daerah Makassar (YKDDM) pimpinan Andi Oddang Makka dan Yayasan Perguruan Tinggi Karya Dharma (YPTKD) diketuai Drs A Waris Nur Tinri. Pihak YPTKD sudah dua kali memenangkan perkara di Pengadilan Tinggi Sulsel dan Pengadilan Negeri Makassar, tahun 2011 lalu.

Ketua BEM Sospol UVRI, Agus Hasan yang ditemui detikcom di kampusnya, menyebutkan massa penyerang berasal dari kampus III UVRI yang baru saja berdemonstrasi di kantor Kopertis wilayah IX, di Jalan Bung, Makassar. Pihaknya mengaku sudah melaporkan aksi penyerangan di kampusnya pada Polsek Makassar.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(mna/anw)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%