detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 21:44 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Selasa, 17/01/2012 14:30 WIB

Mahasiswa UVRI Makassar Bentrok

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Tawuran antar mahasiswa terjadi di kampus I Universitas Veteran Republik Indonesia (UVRI), di Jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar. Belum dilaporkan adanya korban dalam tawuran tersebut.

Tawuran ini bermula saat sekelompok mahasiswa berjaket almamater kuning yang berasal dari kampus III UVRI di Jalan WR Supratman, Makassar, Selasa (17/1/2012) datang menyerang kampus I di Jl Bawakaraeng. Beberapa pelaku penyerang yang menggunakan seragam loreng organisasi pemuda bahkan mengeluarkan sangkur untuk mengancam mahasiswa UVRI.

Saat massa penyerang melempari gedung-gedung perkantoran Kampus I UVRI, puluhan mahasiswa yang berada di kampus I tidak tinggal diam. Mereka membalas serangan dan berhasil memukul mundur massa penyerang.

Tawuran ini dipicu sengketa kepemilikan dan pengelolaan kampus UVRI antara Yayasan Karya Dharma Daerah Makassar (YKDDM) pimpinan Andi Oddang Makka dan Yayasan Perguruan Tinggi Karya Dharma (YPTKD) diketuai Drs A Waris Nur Tinri. Pihak YPTKD sudah dua kali memenangkan perkara di Pengadilan Tinggi Sulsel dan Pengadilan Negeri Makassar, tahun 2011 lalu.

Ketua BEM Sospol UVRI, Agus Hasan yang ditemui detikcom di kampusnya, menyebutkan massa penyerang berasal dari kampus III UVRI yang baru saja berdemonstrasi di kantor Kopertis wilayah IX, di Jalan Bung, Makassar. Pihaknya mengaku sudah melaporkan aksi penyerangan di kampusnya pada Polsek Makassar.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mna/anw)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%