detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 11:32 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Senin, 16/01/2012 16:59 WIB

Dituduh Korupsi Rp 500 ribu, Pengadilan Tipikor Bandung Vonis Bebas

Tya Eka Yulianti - detikNews
Halaman 1 dari 2
ilustrasi (ari saputra/detikcom)
Bandung - Kepala Desa Linggar, Rancaekek, Bandung, Yoyo Riyadi, diputus lepas dari segala tuntutan hukum atau ontslag van rechtsvervolging oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Bandung. Sebelumnya, ia dituntut 1 tahun penjara oleh JPU atas dakwaan dugaan korupsi yang mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp 500 ribu.

Majelis hakim yang diketuai Azharyadi Priakusumah itu menyatakan bahwa dakwaan atas Yoyo terbukti namun bukan merupakan tindak pidana.

"Dengan ini mengadili dan menyatakan bahwa dakwaan terbukti tapi bukan tindak pidana. Karena itu majelis hakim melepaskan terdakwa dari segala tuntutan atau ontslag," ujar Azharyadi dalam pembacaan putusannya di ruang sidang I Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (16/1/2012).

Sebelumnya JPU menuntut Yoyo dengan hukuman penjara selama 1 tahun pernjara. Namun melihat dari fakta-fakta persidangan dan alasan pembenar atau pemaaf, majelis hakim pun akhirnya membebaskan Yoyo.

Kasus ini bermula saat Yoyo yang menjabat sebagai Kepala Desa Linggar melakukan kegiatan dari dana perimbangan sebesar Rp 112 juta dan dari Program Penguatan Pembangunan Prasarana Desa (P4) tahun 2009 sebesar Rp 216 juta. Dana tersebut diberikan oleh Pemkab Bandung dari APBD dimana sebelumnya diajukan proposal pengajuan.

Dalam proposal tersebut disebutkan rencana penggunaan anggaran yang akan dilakukan. Namun pada praktiknya, dari dana yang diberikan tersebut, Rp 38 juta di antaranya dinilai disalahgunakan. Karena Yoyo mengalihkan penggunaannya untuk kegiatan lain yang tidak sesuai dalam rencana sebelumnya.

"Bahwa benar, ada sebagian dana alokasi tahun 2009 yang tidak dilaksanakan seperti perencanaan yang dicantumkan," kata Azharyadi membacakan fakta persidangan.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik yang terjadi hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(tya/asp)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%