detikcom
Senin, 16/01/2012 03:05 WIB

Jet Kenya Bombardir Basis Pemberontak Somalia, 14 Tewas

Lia Harahap - detikNews
Jakarta - Sebuah pesawat jet milik Kenya melepaskan bom ke basis pemberontak di bagian Selatan Somalia pada Minggu (16/1) waktu setempat. Menurut keterangan seorang saksi mata yang merupakan penduduk sekitar, serangan itu menewaskan tujuh orang yang merupakan satu keluarga dan tujuh orang pejuang dari basis pemberontak yang diduga terkait dengan kelompok Al-Qaeda.

Kenya memang telah mengirimkan pasukan militernya ke Somalia sejak Oktober lalu setelah terjadi penyerangan dan penculikan yang diduga dilakukan oleh kelompok al-Shabaab. Pasca insiden itu, kondisi keamanan di negara tersebut semakin memburuk. Dalam serangan yang terjadi di Kenya pekan lalu itu, sedikitnya tujuh orang tewas.

Bom tersebut dijatuhkan di basis kelompok al-Shabba yang berada di kawasan Jilib, sekitar 120 km atau 75 mil utara Kismayu. Kismayu merupakan kota pelabuhan yang menjadi pusat operasi para pemberontak di negara Tanduk Afrika.

Dari jumlah yang tewas tersebut, lima di antaranya dikabarkan anak-anak dan orang tua. Saat bom meledak, mereka sedang melakukan aktivitas makan siang di rumahnya.

"Saat ini kami tengah mengumpulkan potongan-potongan dan apa yang tersisa pada tubuh mereka," kata Abdullahi Sultun Wayo ARAG, yang merupakan pemimpin klan. "Lokasi peristiwa juga sementara akan ditutup," katanya seperti dikutip dari reuters, Senin (16/1/2012).

Juru bicara militer Somalia Barat, Mahmud Farah, mengatakan penyerangan oleh Sekutu Kenya telah menewaskan dua orang dari kelompok al-Shabaab. Selai itu beberapa warga sipil juga ikut menjadi korban.

Sementara itu, pihak militer Kenya belum mengeluarkan komentar atas penyerangan ini. Kenya sengaja mengirimkan pasukannya ke Somalia. Pengiriman pasukan ini buntut dari serangan yang dilakukan Somalia ke Kenya beberapa waktu lalu yang dianggap telah mengancam industri pariwisata mereka. Saat ini, ada 500-an personelnya yang berada di daerah tersebut.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(lia/mok)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
43%
Kontra
57%