detikcom

Minggu, 15/01/2012 19:02 WIB

Sebelum Hilang, Vita Si Model Iklan Sempat Kesal pada Orang Tua

Nurvita Indarini - detikNews
Jakarta - Hampir sepekan Ruvita menghilang. Jejaknya masih belum diketahui. Sebelum menghilang rupanya gadis berusia 13 tahun ini sempat kesal pada orang tuanya.

"Sebelumnya memang sempat ada cekcok sama Mama dan Papa. Tapi saya kurang tahu juga karena apa. Tapi saya kira ini nggak akan bikin dia kabur," ujar Lydia, kakak Ruvita, kepada detikcom, Minggu (15/1/2012).

Ketidaksepahaman Ruvita dengan orang tuanya bukan kali ini saja terjadi, sebagaimana layaknya anak dan orang tua yang lain. Namun setiap kali kesal pada orang tua, Vita tidak pernah meninggalkan rumah dan menghilang.

"Saya tahu adik saya. Nggak mungkin dia kabur. Kalaupun berantem nggak akan mungkin sampai kabur-kaburan," sambung Lydia.

Keluarga sudah mencari Vita ke rumah teman-temannya. Namun sejauh ini hasilnya masih nihil. Keluarga pun sudah melaporkan kasus hilangnya Vita ke polisi. Namun belum ada perkembangan.

"Kami juga sudah broadcast hilangnya Vita sampai Semarang, Makassar, tapi belum juga ada informasi. Siapa saja yang melihat Vita, tolong hubungi kami," pinta Lidya.

Kasus menghilangnya Vita sudah dilaporkan ke Polsek Cipayung. Laporan ini dibenarkan seorang petugas jaga. "Benar, ada laporan anak hilang atas nama Ruvita Sari," ucap petugas tersebut.

Berikut ini ciri-ciri Ruvita, tinggi sekitar 160 cm, kulit putih, rambut hitam sebahu dan berponi. Bagi pembaca detikcom yang mengetahui keberadaan Ruvita, diharap menghubungi polisi atau keluarganya di 021-92217080.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(vit/nwk)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Penangkapan BW Adalah Balas Dendam Polri ke KPK

Banyak pihak yang mengecam penangkapan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) oleh Bareskrim Polri. Bahkan, mantan Plt Pimpinan KPK Mas Ahmad Santosa berpendapat penangkapan oleh Polri terhadap BW merupakan tindakan balas dendam terkait penetapan tersangka Komjen Pol Budi Gunawan oleh KPK. Bila Anda setuju dengan Mas Ahmad Santosa, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%