Detik.com News
Detik.com
Jumat, 13/01/2012 15:47 WIB

Kombes Rikwanto, Kabid Humas Polda Metro Penggemar Dangdut Rhoma Irama

Anes Saputra - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kombes Rikwanto, Kabid Humas Polda Metro Penggemar Dangdut Rhoma Irama
Jakarta - Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto yang baru dilantik, ternyata memiliki hobi menyanyi. Dalam menyalurkan hobinya itu, Rikwanto sering mendendangkan lagu Rhoma Irama.

"Saya suka menyanyi. Kalau lagu, saya suka lagu-lagu Rhoma Irama," ujar Rikwanto kepada wartawan usai menjalani upacara sertijab di Polda Metro Jaya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (13/1/2012).

Perwira menengah yang pernah menjadi Wakapolwil Banyumas itu sering karaoke di saat-saat selepas tugas. Ia bernyanyi di rumahnya bersama keluarganya.

"Karaoke sambil kerokan," katanya sambil tertawa.

Menurut pria kelahiran 1 Januari 1965 itu, lagu dangdut enak didengar. Tidak hanya itu, alunan musik dangdut membuat mantan Kapolres Klaten ini tak segan-segan untuk bergoyang.

"Dangdut itu apa adanya. Tetangga setel lagu dangdut, kita berhenti dan numpang joget," kelakarnya.

Apa judul lagu Rhoma Irama yang paling disukai? "Yang judulnya 'Perjuangan'," ucap pria berkumis itu.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(nwk/nwk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%