detikcom
Jumat, 13/01/2012 07:25 WIB

Demo Minta Pencabutan SK Bupati Bima Digelar di 4 Titik

Hery Winarno - detikNews
Jakarta - Hari ini demo menuntut pencabutan SK Bupati Bima no 188 akan dilakukan serempak di empat titik. Puluhan ribu orang akan berdemo, agar Bupati Bima mencabut SK nya yang dinilai merugikan warganya.

"Hari ini akan ada empat demo serentak menolak SK Bupati Bima No 188 yang tidak pro terhadap rakyat. Kita akan gelar demo dan aksi mimbar bebas," ujar Ketua Serikat Tani Nasional NTB, Ahmad Rivai saat dihubungi detikcom, Jumat (13/1/2012).

Ke empat titik tersebut yakni di Jakarta, lokasi demo akan dipusatkan di kantor Kementerian ESDM, Jl Thamrin, Jakarta Pusat pada pukul 13.00 WIB. Titik kedua berada di kantor gubernur NTB, ketiga di Kantor Bupati Bima dan keempat di lapangan Temba Romba, Kecamatan Lambu, Bima.

"Di kantor Bupati Bima, mahasiswa akan demontrasi. Di lapangan Temba Romba 20 ribu warga akan datang dan di kantor Gubernur NTB 16 organisasi akan hadir," terangnya.

Menurut Rifai, SK Bupati Bima nomor 188 justru akan menyengsarakan warga Bima. Hal ini dikarenakan, Bima akan dijadikan tambang emas perusahaan besar yang rakyat Bima tidak bisa menikmati hasilnya.

"Makanya hari ini kita lakukan serempak aksi menuntut pencabutan SK itu. Kita juga minta tiga warga kami yang tewas diusut sampai tuntas," imbuhnya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(her/mei)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
52%
Kontra
48%